Bagikan:

JAKARTA - Kepulan asap pekat yang masih tersisa di dalam gedung Terra Drone menyulitkan petugas Damkar untuk melakukan evakuasi dan penyisiran di tiap lantai gedung pada Selasa, 9 Desember, sore.

Dari pantauan VOI di lokasi, tepat pukul 16.46 WIB, petugas damkar masih terus menyisir lantai 5 keatas. Sementara jumlah gedung terdapat 7 lantai.

"Petugas gabungan terutama damkar masih berjuang keras untuk menembus sampai di lantai 6. Kondisi menuju lantai 6 itu cukup berat (banyak asap)," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro kepada VOI di lokasi kebakaran.

Sementara tim Puslabfor Mabes Polri juga telah berada di lokasi kebakaran. Mereka menunggu proses evakuasi yang dilakukan damkar selesai di lokasi kebakaran, sehingga Puslabfor dapat melakukan olah TKP guna mengetahui pasti penyebab kebakaran.

"Mohon doanya agar bisa diketemukan semua korbannya dan kami dapat lakukan olah TKP," ujarnya.

Kombes Susatyo mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan penyebab terjadinya kebakaran di gedung Terra Drone Jakarta Pusat.

"Terkait sebab nanti akan didalami oleh tim Puslabfor Polri setelah selesai evakuasi yang dilakukan damkar," katanya.

Sebelumnya diberitakan, gedung penjualan pesawat tanpa awak (drone) di Terra Drone, Jalan Letjen Suprapto, Kemayoran, Jakarta Pusat, hangus terbakar pada Selasa, 9 Desember, siang.

Kobaran api terlihat membakar gedung berlantai tujuh tersebut, dengan kepulan asap hitam pekat membubung tinggi. Kejadian ini menimbulkan kepanikan warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak 15 orang karyawan terjebak di lantai atas gedung tersebut.