Bagikan:

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi merelokasi warga yang selama ini tinggal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo 2 ke rumah susun. Sebagian besar warga dipindahkan ke Rusunawa Jagakarsa.

Terdapat 137 KK TPU Menteng Pulo yang terdampak relokasi. Sebanyak 88 KK dipindahkan ke Rusunawa Jagakarsa, 2 KK ke Rusunawa PIK Pulogadung, 2 KK ke Rusunawa Rawa Bebek, dan sisanya pulang ke kampung halaman.

Dalam seremonial penyerahan kunci unit rusunawa, Pramono menyadari proses relokasi pasti berdampak pada perubahan pola kehidupan sehari-hari warga yang selama ini bertempat tinggal di lahan milik pemerintah.

Oleh sebab itu, untuk meringankan biaya hidup warga terdampak relokasi, Pramono memutuskan untuk menggratiskan biaya sewa rusunawa selama setengah tahun.

"Saya sudah menyampaikan, pasti ketika dipindahkan, direlokasi, kehidupan awalnya berat. Maka untuk itu selama enam bulan kami memberikan kebebasan atau gratis untuk biaya sewa di sini," kata Pramono di Rusunawa Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa, 9 Desember.

Kepada jajarannya, Pramono meminta Wali Kota Jakarta Selatan dan Dinas Pendidikan untuk memfasilitasi perpindahan sekolah anak-anak TPU Menteng Pulo yang kini menjadi penghuni rusun.

"Karena ini menjadi penting supaya mereka tidak mengalami kesulitan untuk mendapatkan sekolah," ujar Pramono.

Selain itu, Pemprov DKI juga akan menyediakan rute Transjakarta untuk melintasi rusunawa. Warga yang baru direlokasi ini juga meminta agar mereka mendapat kartu layanan transportasi umum gratis. Merespons hal itu, Pramono meminta mereka untuk mendaftar terlebih dahulu.

"Jangan minta gratis kalau mau daftar aja enggak mau, gitu. Jadi tolong ini dipelajari dulu, terutama bagi warga yang tidak mampu, 15 golongan kami gratiskan. Tadi saya dapat masukan bahwa di tempat ini juga shuttle bus-nya nanti disiapkan untuk membantu saudara-saudara sekalian," urai Pramono.

Sebagai informasi, relokasi ke Rusunawa Jagakarsa dan dua rusun lainnya merupakan bagian dari pengembalian fungsi TPU Menteng Pulo 2 seluas kurnag lebih 5.000 meter persegi. Perluasan TPU Menteng Pulo 2 akan digunakan untuk penyediaan 1.300 petak makam baru.

Terdapat 133 bangunan nonpermanen dan 4 bangunan permanen milik warga terdampak di TPU Menteng Pulo 2 yang dibebaskan. Sesuai dengan Surat Keputusan Walikota Administrasi Jakarta Selatan, terdapat 125 kepala keluarga dan 8 yang berstatus lajang.