JAKARTA - Sebanyak 173 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Sumatera Utara mengalihkan distribusi paket program makan bergizi gratis (MBG) untuk warga terdampak bencana banjir dan longsor. Ratusan warga disebut sudah menikmati bantuan tersebut.
"Kami laporkan bahwasanya ada pengalihan penerima manfaat dikarenakan bencana alam berupa banjir," kata Kepala Kantor Regional BGN Sumatera Utara, KR Agung Kurniawan melalui keterangan tertulis, Sabtu, 29 November.
Ratusan SPPG itu tersebar di 12 kabupaten/kota Provinsi Sumut. Rinciannya, 51 dapur di Kota Medan; 4 di Kota Padangsidimpuan; 13 di Kota Tebing Tinggi; 5 di Kota Tarutung; 28 di Kabupaten Serdang Bedagai; dan 11 di Kabupaten Langkat.
BACA JUGA:
Kemudian ada 3 dapur di Kota Sibolga; 3 di Kabupaten Tapanuli Selatan; 6 di Kabupaten Mandailing Natal; 27 di Kabupaten Deli Serdang; 9 di Kota Binjai; dan 13 Kabupaten Asahan.
Adapun SPPG ini tadinya melayani paket MBG di sekolah. Tapi, Agung bilang, bencana yang terjadi membuat siswa diliburkan.
“Sehingga wilayah yang terdampak sekolah diliburkan dan dialihkan kepada masyarakat terdampak,” tegasnya.
Adapun banjir dan longsor melanda Sumut, Sumatera Barat, dan Aceh. Pemerintah pusat, daerah, serta kementerian/lembaga terkait telah berkoordinasi mengirimkan bantuan dan logistik untuk warga terdampak bencana.
Salah satu fokus utama pemerintah adalah membuka jalur transportasi dan komunikasi agar bantuan bisa lebih cepat terdistribusi. Presiden RI Prabowo Subianto telah mengirimkan puluhan perangkat Starlink dan genset untuk dipasang di wilayah terdampak demi menunjang komunikasi.