BOGOR - Ketua Paguyuban Alumni IPB Pekalongan sekaligus Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko LKBN ANTARA, Nina Kurnia Dewi, memberikan pesan penuh motivasi dalam sambutannya pada acara Wisuda IPB di Kampus Dramaga, Bogor, Rabu, 26 November 2025.
Di hadapan ratusan wisudawan dan wisudawati, Nina menekankan tiga fokus besar pengabdian: almamater, alumni, dan masyarakat atau bangsa dan negara.
Nina menegaskan bahwa para wisudawan kini memasuki dunia yang lebih luas baik dunia kerja maupun pengabdian.
“Luas sekali ilmunya, mau dari YouTube atau offline, semuanya bisa jadi semangat baru. Selamat untuk para sarjana dan doktor,” ujar Nina.
Ia menambahkan bahwa lulusan IPB sudah terbiasa dilatih melalui praktikum, sehingga punya kemampuan analisis kuat.
“IPB paling hebat bikin matrik atau tabel. Kita terbiasa merangkum permasalahan korporasi dan membuatnya dalam bentuk tabel,” jelasnya.
Dalam pidatonya, Nina menyoroti pengalaman dirinya sebagai perempuan yang berkarier di BUMN. Ia menegaskan bahwa keberhasilan perempuan bukanlah hal yang diberikan, melainkan diraih lewat kerja keras.
BACA JUGA:
“Saya belajar banyak di BUMN. Perempuan itu tidak dibuatkan karpet merah. Tapi biasanya perempuan unggul dalam bekerja,” katanya.
Ia mendorong wisudawati agar berani mengejar karier maupun bisnis karena kemampuan multitasking menjadi keunggulan alami perempuan.
“Perempuan bisa jadi guru, bisa multitasking. Itu modal untuk sukses, di karier maupun di keluarga,” tambahnya.
Nina mengingatkan bahwa kesiapan mental dan lingkungan sangat menentukan perjalanan karier seorang perempuan.
“Perempuan itu mudah diterima perusahaan. Maka siapkan supporting system. Pasangan sangat diperlukan untuk kemajuan perempuan dalam berkarier,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin pribadi sebagai modal untuk menjadi pemimpin, termasuk di perusahaan besar maupun BUMN.
“Jadi pemimpin itu bukan karpet merah. Kita perlu melihat diri sendiri: apakah kita sudah disiplin?” katanya.
Nina juga memaparkan betapa luasnya jaringan alumni IPB yang bisa dimanfaatkan oleh para lulusan baru.
“Kita punya 34 DPD HA IPB tingkat provinsi, 210 DPD tingkat kabupaten, hingga komunitas internasional. Ada juga Yayasan Peduli IPB dan lima badan otonom. Semuanya bisa kalian dekati,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa Himpunan Alumni IPB terus memperkuat tiga pilar: kaderisasi, sosial, dan bisnis, termasuk dalam mengonsolidasikan potensi bisnis alumni.