Bagikan:

JAKARTA - Ukraina membantah klaim Rusia yang menyebutkan telah berhasil menguasai Kupiansk, kota penting di wilayah Kharkiv, mengatakan itu sebagai provokasi murahan.

Staf Umum Ukraina membantah klaim yang dibuat oleh Kepala Staf Umum Militer Rusia Jenderal Valery Gerasimov, pasukannya telah merebut Kota Kupiansk pada 20 November.

"Kupiansk tetap berada di bawah kendali Pasukan Pertahanan Ukraina," kata Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina, melansir The Kyiv Independent 21 November.

"Operasi kontra-sabotase dan operasi pencarian dan penghancuran khusus terhadap kelompok pengintai dan sabotase musuh yang menyusup ke kota sedang berlangsung di dalam dan sekitar Kupiansk," lanjutnya.

Pernyataan dari Staf Umum Ukraina muncul setelah Jenderal Gerasimov melaporkan keberhasilan tersebut kepada Presiden Rusia Vladimir Putin saat berkunjung ke pos komando Grup Barat.

"Kepemimpinan negara teroris terus menghasilkan provokasi informasi murahan," kata Staf Umum Ukraina, menambahkan disinformasi tersebut bertujuan untuk menyembunyikan kerugian "kritis" Rusia.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina juga membantah klaim pasukan Rusia telah menguasai 70 persen Pokrovsk, serta lebih dari 80 persen Vovchansk.

"Pernyataan yang menyatakan bahwa 80 persen Vovchansk di wilayah Kharkiv telah direbut dan 70 persen Kota Pokrovsk juga tidak benar," kata Staf Umum, dilansir dari Al Arabiya.

Kupiansk, kota yang strategis dan penting di Oblast Kharkiv, telah kembali dilanda pertempuran sengit seiring Rusia terus melaju di wilayah tersebut. Sejak 28 September, kota tersebut telah ditutup untuk warga sipil karena operasi tempur yang sedang berlangsung dan ancaman kelompok sabotase Rusia.

Dalam beberapa bulan terakhir, unit-unit Rusia telah berupaya menyusup ke garis pertahanan Ukraina dengan melewati pipa gas atau menyamar sebagai warga sipil, lapor militer Ukraina sebelumnya, seraya menambahkan taktik yang terakhir tersebut masih merupakan kejahatan perang.

Pada Bulan September, juru bicara komando operasional-strategis "Dnipro" Oleksiy Belsky mengatakan, merebut Kota Kupiansk merupakan tujuan utama Rusia di Oblast Kharkiv. Kota yang terletak 104 kilometer (65 mil) di sebelah timur Kharkiv ini terus-menerus diserang Rusia.