Bagikan:

JAKARTA - Bandara Liege di Belgia melanjutkan penerbangan setelah disetop sementara akibat penampakan pesawat nirawak (drone) misterius.

Layanan kontrol lalu lintas udara Skeyes mengatakan telah menerima laporan penampakan drone di atas bandara.

"Kami harus menanggapi setiap laporan dengan serius," ujar Kurt Verwilligen, juru bicara layanan tersebut dilansir Reuters, Jumat, 7 November.

Drone yang terlihat terbang di atas bandara di ibu kota Brussel dan Liege, di timur negara itu, pada Selasa memaksa pengalihan banyak pesawat yang datang dan pembatalan beberapa pesawat yang akan berangkat.

Penampakan drone di atas bandara dan pangkalan militer telah menjadi masalah yang terus terjadi di Belgia dalam beberapa hari terakhir, dan telah menyebabkan gangguan besar di seluruh Eropa dalam beberapa bulan terakhir.

Drone telah memaksa penutupan sementara bandara di beberapa negara, termasuk Swedia, pada Kamis.

Beberapa pejabat menyalahkan insiden tersebut pada "perang hibrida" yang dilakukan Rusia. Moskow membantah adanya hubungan dengan insiden tersebut.

Pemerintah Belgia mengadakan pertemuan darurat dengan para menteri utama dan kepala keamanan pada Kamis untuk membahas apa yang disebut menteri pertahanan sebagai serangan terkoordinasi.