JAKARTA - Sebanyak 40 migran dari negara-negara Afrika sub-Sahara tewas setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam di lepas pantai Tunisia pada Rabu.
Peristiwa ini menjadi salah satu tragedi maritim paling mematikan di kawasan itu pada tahun ini.
Dilansir Reuters, Rabu, 22 Oktober, kapal yang membawa sekitar 70 migran itu dilaporkan tenggelam di dekat kota pesisir Mahdia.
Tunisia telah menjadi negara transit utama bagi para migran yang melarikan diri dari konflik dan kemiskinan untuk mencari peluang yang lebih baik di Eropa.
Insiden terbaru ini menyoroti risiko berkelanjutan yang dihadapi oleh para migran dan meningkatnya tekanan pada negara-negara Afrika Utara untuk mengelola rute migrasi tidak teratur.