JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku mendapat banyak aduan dari warga yang lolos rekrutmen petugas penyedia prasarana dan sarana umum (PPSU) pada tahun ini.
Di akun media sosial Pramono, mereka mengaku sampai saat ini belum juga dipekerjakan. Padahal, pengumuman proses rekrutmen telah dilakukan pada akhir bulan Juli lalu.
Hal ini diungkapkan Pramono dalam rapat pimpinan dengan mengumpulkan seluruh pejabat Pemprov DKI.
"Saya dan Pak Wagub paling sering mendapatkan pengaduan masyarakat melalui sosmed. contohnya yang berkaitan dengan PPSU, kapan difinalkan?" ungkap Pramono, dikutip Selasa, 7 Oktober.
Pramono menekankan kepada para wali kota tiap daerah yang bertanggung jawab dalam rekrutmen PPSU 2025 untuk segera menyelesaikan masalah ini. Pramono memberi tenggat waktu semua PPSU lolos rekrutmen sudah bekerja pekan ini.
"Jangan ditunda-tunda, PPSU pada tanggal 10 Oktober, kontrak sudah ditandatangani dan langsung bekerja," tegas dia.
Sebagai informasi, sejak Senin, 23 Juni hingga Kamis, 26 Juni lalu, proses pendaftaran PPSU di DKI Jakarta resmi dibuka dengan jumlah 1.023 orang untuk 239 kelurahan. Pengiriman surat lamaran hingga tahapan lainnya langsung dilakukan di tiap kantor kelurahan.
Setelah pendaftaran, dilakukan uji administrasi pada tanggal 27-30 Juni 2025, dilanjutkan dengan uji teknis pada 30 Juni-11 Juli 2025, dan pengumuman akhir siapa saja yang diterima sebagai PPSU pada 31 Juli 2025.
BACA JUGA:
Sebagai catatan, persyaratan teknis dan administrasi lainnya dilihat dalam pengumuman resmi pembukaan lowongan PPSU yang dikeluarkan di tiap kelurahan. Berkas lamaran juga diserahkan secara langsung ke kantor kelurahan yang dituju.
Proses seleksi akhir PPSU di tiap kelurahan ditangani oleh masing-masing wali kota. Setelah itu, wali kota melaporkan hasil perekrutan kepada Pramono.