JAKARTA - Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Cyril Raoul Hakim atau Chico Hakim merespons sejumlah warga yang berbondong-bondong mendatangi Balai Kota DKI Jakarta hari ini.
Mereka datang dengan membawa surat lamaran kerja sebagai penyedia jasa lainnya perorangan (PJLP) berdasarkan informasi hoaks atau bohong.
Chico berterima kasih atas respon dan antusiasme masyarakat. Pemprov DKI, lanjut dia, tetap menampung surat lamaran kerja tersebut meski belum membuka rekrutmen secara resmi.
"Kami sudah menerima lamaran dengan baik dan akan kami teruskan pada yang berwenang untuk dapat melakukan proses seleksi," kata Chico kepada wartawan, Selasa, 22 April.
Chico menegaskan, warga perlu memahami bahwa tidak ada pelaksanaan rekrutmen PJLP di Balai Kota DKI. Mekanisme rekrutmen akan dilakukan di suku dinas terkait sesuai kebutuhan.
"Ke depan agar lebih nyaman dan tidak perlu jauh-jauh datang ke balaikota, masyarakat bisa mengakses situs Pemprov DKI Jakarta di www.jakarta.go.id dan mengakses kanal Lowongan Kerja pendaftaran dapat dilakukan secara online," tutur Chico.
Hari ini, ejumlah warga mendatangi Balai Kota DKI Jakarta dengan membawa surat lamaran pekerjaan menjadi PJLP. Mayoritas dari mereka ingin mendaftar sebagai petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU).
Mereka mengantre untuk menyerahkan surat lamaran kerja beserta sejumlah dokumen persyaratan lainnya di loket penerimaan barang dan paket Balai Kota DKI Jakarta.
Salah satu warga bernama Ngatiar (53) mengaku mendapat informasi pembukaan lowongan kerja PJLP dari salah satu grup WhatsApp warga RT rumahnya.
Berdasar info yang tak resmi tersebut, pria yang berprofesi sebagai kuli panggul ini mencoba datang langsung ke Balai Kota sebatas mencari peruntungan menjadi petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU).
"Saya iseng-iseng ke sini. Kalau di kelurahan sih aku sekedar tanya. Karena ada info-info begini. katanya langsung ke Balai Kota," ungkap Ngatiar.
BACA JUGA:
Ngatiar berharap dirinya bisa lolos sebagai petugas PPSU. Mengingat, harapannya terbuka karena Gubernur DKI Jakart membolehkan warga lulusan SD untuk mendaftar sebagai pasukan oranye tersebut.
'Ya, pengen yang lebih baik. Namanya tukang panggul," ucapnya.
Ternyata, informasi mengenai pembukaan lamaran kerja dengan mendatangi langsung Balai Kota DKI Jakarta adalah hoaks atau bohong. Hingga kini, Pemprov DKI belum resmi membuka rekrutmen PJLP seperti PPSU dan yang lainnya setelah Pramono-Rano Karno menjabat.
Dalam akun instagram jalahoaks yang dikelola Pemprov DKI, disebutkan bahwa pesan berantai WhatsApp yang berisi informasi mekanisme pendaftaran lowongan PPSU, pasukan biru, pasukan putih, hingga pasukan hijau yang membawa langsung surat lamaran ke Balai Kota DKI Jakarta merupakan kabar bohong.
"Informasi yang beredar merupakan hoaks dan untuk informasi resmi akan diumumkan pada laman www.jakarta.go.id dan laman resmi satuan/unit kerja terkait, bukan melalui pesan WhatsApp," tulis akun jalahoaks.