Bagikan:

JAKARTA - Setelah viral di media sosial, enam pria di Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan diamanan petugas Satpol PP lantaran membuat warga setempat resah.

Dalam video yang dilihat, awalnya, keenam pria itu melakukan bersih-bersih di rumah warga lingkungan RW 8 Lenteng Agung. Namun niat baiknya itu justru dijadikan alasan untuk meminta uang kepada warga yang rumahnya dibersihkan olehnya.

“Dari mana Bang?” tanya pria, salah satu warga Lenteng Agung yang curiga dengan aktifitas pelaku.

Dengan santai, pria itu menghadap ke kamera. Ia mengaku sedang meminta sumbangan kepada warga karena sudah membersihkan lingkungan rumahnya.

“Ih viral gue ini mah. Minta uang ini, sumbangan,” kata salah satu pelaku.

Perekam video pun masih penasaran, dan menanyakan kembali asal para pelaku dan izin mereka melakukan kegiatan tersebut.

“Bapak dari mana? sudah bilang ke pengurus RW belum?” tanya perekam lagi. Pria tersebut hanya menjawab bahwa ia adalah anggota sebuah organisasi bernama “Rempah”. “Rempah. Belum bilang,” jawabnya.

Salah satu rekan pelaku menjawab bahwa ia berasal dari stasiun.

“Saya? Dari stasiun,” jawabnya.

Pelaku protes karena warga merekam wajahnya.

“Saya enggak mau direkam. Privasi saja ini mah, privasi,” kata dia.

Info didapat bila para pelaku melancarkan aksinya di kawasan RT 08 RW 08 Lenteng Agung.

“Ada yang datang pura-pura mungutin sampah, ada yang mintain uang ke warga, itu sore kemaren, ngakunya mereka dari petugas kebersihan,” kata Ketua RT 08 Lenteng Agung, Dede dikutip dari Kompas, Jumat, 3 Oktober.

Disebut bila para pelaku sudah beraksi di tujuh RT kawasan RW 08.

“Jadi dia jalan tuh ada tujuh RT mungkin, terus dia kan enggak tahu kalau ini jalan buntu. Jadi dia jalan terus sampai akhirnya dikepung warga,” ucap Dede.

Sampai akhirnya enam pria itu diamankan warga. Karsim, Ketua RW 09, menghubungi Babinsa dan Satpol PP setempat.

“Saya enggak tahu kejadiannya gimana, tapi karena sudah masuk wilayah saya, kemarin saya yang telfon Babinsa-nya,” ujar Karsim.

Menurut Karsim, para pelaku mendapat uang Rp152.000, hasil memungut uang dari warga setempat.

“Kalau enggak salah Rp152 ribu,” sahutnya.

Satpol PP yang tiba dilokasi langsung membawa para pelaku untuk diproses lebih lanjut.