Bagikan:

JAKARTA - Seorang pria berpenampilan religius dengan mengenakan gamis bersama rekannya yang menyamar sebagai pengemudi ojek online (ojol) diduga melakukan penipuan dengan modus sedekah di pinggir jalan.

Aksi keduanya terjadi di kawasan Jalan Panjang Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Minggu, 28 September. Korban berinisial MBA (25) kehilangan sejumlah barang berharganya, mulai dari handphone, laptop, hingga sepeda motor dengan total kerugian sekitar Rp50 juta.

Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Ganda membenarkan adanya laporan korban terkait peristiwa tersebut.

“Dugaan kami sementara korban ditipu. Barang-barang yang diambil menurut keterangan dari korban ada satu unit handphone, satu unit laptop, dan satu unit sepeda motor. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” kata Ganda saat dihubungi di Jakarta, Kamis (2/10).

Ia menjelaskan, korban membuat laporan ke Polsek Kebon Jeruk pada Selasa, 30 September, dua hari setelah kejadian. Polisi kemudian langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian.

“Setelah melakukan penyisiran TKP, kami mengambil bukti CCTV untuk penyelidikan dalam mencari pelakunya,” imbuh Ganda.

Dalam kronologi yang diunggah korban melalui media sosial pribadinya, kedua pelaku beraksi dengan cara menahan korban di jalan.

Pelaku pertama yang mengenakan pakaian gamis mengajak korban berbincang panjang lebar soal kehidupan hingga orang tua.

Pelaku kemudian menasihati korban agar menghormati orang tuanya dan menyarankan untuk bersedekah sebesar Rp2 ribu sebagai bentuk "penebusan kesalahan".

Di lokasi yang sama, hadir seorang pengemudi ojol yang ternyata merupakan rekan pelaku. Korban yang tidak menyadari hal tersebut diminta bersama si ojol untuk secara bergantian bersedekah di sebuah musala di seberang jalan. Saat tiba giliran korban masuk ke musala, barang-barang miliknya dititipkan ke pengemudi ojol tersebut.

Namun ketika korban selesai bersedekah dan kembali, ia mendapati seluruh barang berharganya sudah raib dibawa kabur oleh kedua pelaku.

“Ternyata mereka berdua komplotan hipnotis,” tulis korban dalam unggahannya.

Kasus penipuan dengan modus sedekah pinggir jalan ini kini tengah ditangani oleh Polsek Kebon Jeruk, sementara polisi masih memburu kedua pelaku.