Bagikan:

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDIP Perjuangan, Charles Honoris menyinggung kritik masyarakat di media sosial soal Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyebabkan ribuan anak mengalami keracunan massal dalam dua bulan terakhir.

Mulai dari penamaan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diplesetkan menjadi 'Makan Beracun Gratis' atau 'Makan Belatung Gratis'. Hingga mengait-ngaitkan keracunan makanan dengan latar belakang Kepala BGN, Dadan Hindayana sebagai ahli serangga yang dinilai tidak berkorelasi dengan masalah gizi.

Menurut Charles, hal-hal seperti itu menggambarkan bagaimana masyarakat tidak percaya terhadap program mulia besutan Presiden Prabowo Subianto ini. Apalagi, kata Charles, sampai ada seruan dari warganet untuk menolak MBG karena takut keluarganya keracunan makanan.

"Saya rasa kita semua punya media sosial ya, kalau kita buka sosmed hari-hari ini, banyak itu berseliweran konten-konten ya termasuk ajakan untuk menolak MBG. Ini buat saya sangat-sangat menyedihkan," ujar Charles dalam rapat kerja Komisi IX DPR bersama Kepala BGN, Menteri Kesehatan, dan Kepala BPOM di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 1 Oktober.

"Kita kan mau program ini berhasil, tapi kalau ini dibiarkan maka tanpa ada kampanye negatif pun masyarakat bisa saja sudah takut untuk mengizinkan anaknya mengkonsumsi MBG," sambungnya.

Menurut Charles, pandangan masyarakat terkait MBG di media sosial sangat menyedihkan. Bahkan dengan bernada sarkas, ada publik yang akhirnya memaklumi banyaknya kasus keracunan karena kepala BGN merupakan ahli serangga.

"Konten-kontennya banyak Pak lucu-lucu, MBG itu sekarang dipelesetin bukan makan bergizi gratis tapi makan beracun gratis, makan belatung gratis, makanan apalagi makanan berbahaya dan lain-lain lah dan ini lumayan populer loh Pak. Sekarang di media sosial fotonya banyak beredar gitu kan ada teksnya kepala BGN ahli serangga makanya bisa ada belatung gitu kan di nasi MBG lucu-lucu," kata Charles.

"Tapi ini sedih, saya sedih melihat ini ya," imbuhnya.

Oleh karena itu, Charles meminta Kepala BGN melakukan langkah-langkah yang bisa mengembalikan kepercayaan publik terhadap pelaksanaan program MBG.

"Jadi harus ada hal besar yang dirubah, harus ada langkah-langkah besar yang dilakukan untuk bisa mengembalikan kepercayaan publik terhadap program MBG ini," pungkasnya.