Bagikan:

JAKARTA - Qatar telah bertemu dengan Pengadilan Kejahatan Internasional (ICC) untuk mengambil langkah menjatuhkan hukuman terhadap Israel yang menyerang Doha pekan lalu.

Kepala negosiator Qatar, Mohammed Al-Khulaifi, bertemu dengan Presiden ICC, Hakim Tomoko Akane, di Den Haag pada Rabu kemarin.

"Qatar mengupayakan setiap jalur hukum dan diplomatik yang tersedia, untuk memastikan akuntabilitas bagi mereka yang bertanggung jawab atas serangan Israel terhadap Qatar," ujar Khulaifi kepada AFP, Kamis 18 September.

Sementara dalam unggahannya di akun X-nya, Khulaifi mengatakan kunjungannya bertemu petinggi ICC untuk bertukar pengetahuan tentang jalur hukum yang dapat ditempuh menyikapi tindakan sembrono Israel.

"Bagian dari pekerjaan tim yang bertugas mengeksplorasi jalur hukum untuk menanggapi serangan bersenjata ilegal Israel terhadap Negara Qatar," kata Khulaifi usai bertemu Hakim Tomoko.

Qatar, sebagai negara partisipasi terbatas di ICC, tidak dapat merujuk kasus ke pengadilan internasional.

Namun, menyikapi serangan Israel ke Qatar, dalam pertemuan gabungan yang digelar di Doha Senin 15 September, Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mendesak negara-negara anggotanya, termasuk Qatar mengambil "semua langkah hukum dan efektif yang memungkinkan mencegah Israel melanjutkan aksi melanggar teritorial negara lain".