JAKARTA - Ketua DPP PKB Daniel Johan merespons pelantikan Farida Farichah sebagai Wakil Menteri (Wamen) Koperasi yang baru oleh Presiden Prabowo Subianto.
Pelantikan Farida sebagai Wamen dilakukan setelah sebelumnya, kader PKB Abdul Kadir Karding dicopot sebagai menteri di Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).
Daniel mengatakan pihaknya tak mempersoalkanjika kursi menteri dari PKB ditukar dengan kursi wamen. Menurutnya, siapapun yang ditunjuk Presiden Prabowo masuk ke Kabinet Merah Putih, harus menunjukkan kerja kerasnya.
"Ya intinya kalau masalah kabinet itu prerogatif presiden ya. Siapapun yang diangkat harus kerja keras ya, harus benar-benar produktif, efektif," ujar Daniel Johan di gedung DPR, Jakarta, Rabu, 17 September.
"Sehingga persoalan utama masyarakat dalam mendorong semakin bergeraknya ekonomi, semakin meningkatnya pendapatan masyarakat, semakin terbukanya peluang tenaga kerja, itu harus menjadi kerja keras kita semua. Intinya itu," sambungnya.
Daniel berpesan kepada Farida sebagai Wamenkop yang baru untuk selalu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo. Apalagi presiden sudah meluncurkan 80.000 koperasi Merah Putih untuk mendongkrak perekonomian nasional.
"Kerja sebaik dan sekeras mungkin. Karena ini koperasi ya, agar koperasi merah putih berjalan efektif bisa menjadi kekuatan utama ekonomi nasional, ekonomi rakyat," kata anggota Komisi IV DPR itu.
BACA JUGA:
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Farida Farichah sebagai Wakil Menteri (Wamen) Koperasi yang baru menggantikan Ferry Juliantono.
Farida dilantik bersamaan dengan menteri dan wamen lainnya di Istana, Jakarta, Rabu, 17 September.
"Mengangkat Farida Farichah sebagai Wakil Menteri Koperasi," ujar pemandu acara di Istana.