Bagikan:

JAKARTA - Polisi Italia dilaporkan menangkap seorang pria Ukraina yang diduga mengoordinasikan serangan terhadap pipa-pipa Nord Stream. Pelaku bakal dibawa ke hadapan hakim Jerman setelah dipindahkan.

Dianggap oleh Rusia dan Barat sebagai tindakan sabotase, tidak ada yang pernah mengaku bertanggung jawab atas ledakan yang merusak pipa-pipa yang mengalirkan gas dari Rusia ke Eropa pada September 2022.

Dilansir Reuters, Kamis, 21 Agustus, tersangka yang diidentifikasi hanya sebagai Serhii K merupakan bagian dari sekelompok orang yang memasang perangkat di jaringan pipa dekat Pulau Bornholm, Jerman, pada September 2022, menurut pernyataan dari kantor kejaksaan.

Ia dan rekan-rekannya berangkat dari Rostock di pesisir timur laut Jerman dengan kapal pesiar untuk melakukan serangan tersebut.

Kapal tersebut disewa dari perusahaan Jerman dengan bantuan dokumen identitas palsu melalui perantara.

Pihak berwenang menindaklanjuti surat perintah penangkapan Eropa untuk tersangka, yang menghadapi dakwaan kolusi untuk menyebabkan ledakan, sabotase anti-konstitusional, dan perusakan bangunan.

Petugas Carabinieri menangkapnya semalam di Provinsi Rimini di pesisir Adriatik Italia, menurut pernyataan jaksa penuntut Jerman.

Polisi Italia belum memberikan pernyataan.