JAKARTA - India memberikan tanggapan atas laporan media Inggris yang menyatakan terdapat kesalahan pemulangan jenazah korban kecelakaan pesawat maskapai Air India ke negara asal. Jenazah tersebut merupakan warga negara (WN) Inggris.
Laporan media Daily Mail tersebut berdasarkan pengakuan keluarga korban bahwa jenazah yang diterima tidak dikenali oleh mereka.
"Kami telah melihat laporan tersebut dan telah bekerja sama erat dengan pihak Inggris sejak kekhawatiran dan masalah ini disampaikan kepada kami," kata Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Randhir Jaiswal, Rabu 23 Juli, dikutip dari Hindustantimes.
Jaiswal menegaskan, India telah melakukan identifikasi korban sesuai dengan protokol dan persyaratan teknis yang ditetapkan setelah kecelakaan tragis tersebut terjadi.
"Semua jenazah ditangani dengan sangat profesional dan dengan memperhatikan martabat almarhum. Kami terus bekerja sama dengan otoritas Inggris untuk menangani setiap kekhawatiran terkait masalah ini," sambung Jaiswal.
Daily Mail juga mengatakan akibat kesalahan pengiriman jenazah, pihak keluarga membatalkan pemakaman yang telah dijadwalkan di Inggris belum lama ini.
Adapun kecelakaan pesawat Air India jenis Boeing 787-8 Dreamliner terjadi pada pada 12 Juni merengut korban tewas sebanyak 274 orang.