JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan pasukan Israel menemukan jenazah dua sandera Israel-Amerika yang ditawan Hamas.
Judy Weinstein-Hagi (70) dan Gadi Hagi (72) adalah pasangan dari kibbutz Nir Oz yang dekat dengan perbatasan Gaza. Keduanya adalah warga negara ganda AS-Israel, dengan Judy juga memegang kewarganegaraan Kanada.
Jenazah keduanya ditemukan dari daerah Khan Younis di Jalur Gaza selatan dalam operasi khusus oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan Badan Keamanan Israel, yang juga dikenal sebagai Shin Bet.
Netanyahu mengatakan pasangan itu tewas dalam serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 dan jenazah mereka diculik.
BACA JUGA:
IDF sebelumnya memastikan keduanya tewas pada hari serangan mendadak Hamas oleh kelompok teror yang sama, Kitab al-Mujahidin, yang menculik dan membunuh sandera Israel Shiri Bibas dan kedua anaknya yang masih kecil.
"Kami tidak akan beristirahat atau berdiam diri sampai kami memulangkan semua korban penculikan kami -- baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal," kata Netanyahu dilansir ABC News, Kamis, 5 Juni.
Sebanyak 56 sandera masih berada di Gaza, 20 di antaranya diyakini masih hidup, menurut data yang diberikan oleh kantor perdana menteri.
Dua warga Amerika -- Itay Chen dan Omer Neutra -- termasuk di antara 36 sandera yang diyakini sudah meninggal.