Bagikan:

JAKARTA - Seluruh calon jemaah haji asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang berjumlah 1.931 orang, kini telah diberangkatkan ke Makkah untuk melaksanakan ibadah haji tahun 1446 H/2025 M.

Proses pemberangkatan berlangsung dalam lima kelompok terbang (kloter) secara bertahap dan resmi dinyatakan selesai.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut, Saepulloh, menyampaikan bahwa jemaah gelombang terakhir yang tergabung dalam kloter 60, terdiri dari 286 jemaah dan didampingi tujuh petugas, telah dilepas pada Jumat di Pendopo Garut.

“Alhamdulillah seluruh calon jemaah haji dari Garut telah diberangkatkan dengan selamat,” ujarnya, seperti dikutip ANTARA.

Ia menjelaskan, seluruh kloter yang berasal dari Garut telah diberangkatkan melalui proses yang terjadwal dan tertib. Para jemaah yang sudah tiba lebih dulu di Tanah Suci maupun yang baru berangkat, semuanya dalam kondisi sehat dan siap melanjutkan tahapan ibadah.

“Insya Allah seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah hajinya dengan baik, mulai dari rukun wajib hingga sunah-sunahnya,” tambahnya.

Kemenag Garut juga memastikan bahwa para jemaah mendapatkan pendampingan dari petugas haji yang telah disiapkan untuk membantu kelancaran ibadah. Selain itu, para jemaah juga terus diingatkan untuk menjaga kesehatan selama berada di Arab Saudi.

“Selalu jaga kesehatan, atur pola makan, serta istirahat secara teratur agar tetap bugar selama menjalani ibadah,” pesan Saepulloh.

Sementara itu, Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Garut, Bambang Hafidz, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan dan pengawasan proses pemberangkatan haji tahun ini.

Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat. “Kami ucapkan selamat menunaikan ibadah haji, semoga menjadi haji yang mabrur, dan semoga semua proses berjalan tanpa hambatan,” ujarnya.