Bagikan:

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan pernyataan Kanselir Jerman Friedrich Merz tentang serangan jarak jauh Ukraina ke Rusia dengan senjata Eropa menunjukkan keputusan yang mengizinkan serangan tersebut telah dibuat sejak lama.

Merz sebelumnya mengatakan tidak ada lagi pembatasan jangkauan pada senjata yang dipasok ke Ukraina oleh Inggris, Prancis, Jerman, dan Amerika Serikat.

Dilansir Reuters, Selasa, 27 Mei, Lavrov menyebut pernyataan tersebut menunjukkan kualitas orang-orang yang telah naik ke tampuk kekuasaan di negara-negara Eropa terkemuka dan mengisyaratkan keputusan untuk mengizinkan serangan jarak jauh terhadap Rusia telah diambil beberapa waktu lalu tetapi tetap dirahasiakan.

Ditanya tentang pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang Rusia, Lavrov mengatakan presiden menunjukkan emosi ketika ia melihat upayanya untuk perdamaian di Ukraina disabotase oleh politikus Eropa.