Bagikan:

JAKARTA - Proyek skala besar pengerjaan infrastruktur peneduh dan pendingin untuk meningkatkan keamanan serta kenyamanan jemaah haji di sekitar Masjid Namirah, Arafah, tengah dikerjakan KIDANA Development Company, pengembang utama Situs Suci dan badan eksekutif Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Situs Suci.

Proyek ini mencakup lahan seluas 85.000 meter persegi, tempat 2.000 pohon akan ditanam dan 320 kanopi dipasang. Langkah-langkah ini merupakan bagian dari inisiatif yang lebih luas untuk mengurangi dampak panas ekstrem dan menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi para jemaah selama musim haji 1446 Hijriah atau tahun 2025, dikutip dari Gulf News 23 Mei.

Untuk lebih mendukung upaya pengendalian iklim, 350 kipas kabut akan ditempatkan secara strategis di seluruh pelataran untuk membantu mengurangi suhu dan meningkatkan kualitas udara. Infrastruktur lengkap untuk jaringan air dan listrik juga sedang dikembangkan untuk mendukung peningkatan ini.

Inisiatif ini merupakan bagian dari kontribusi KIDANA terhadap proyek Green Holy Sites, yang sejalan dengan Saudi Green Initiative yang lebih luas, yang berupaya memperluas area hijau dan meningkatkan kondisi lingkungan di seluruh Kerajaan Arab Saudi.

Sebagai bagian dari inisiatif ini, 20.000 pohon telah ditanam di lahan seluas 290.000 meter persegi, yang menunjukkan komitmen KIDANA terhadap keberlanjutan dan keseimbangan ekologi.

Sebagai langkah pelengkap untuk mengurangi panas tanah, Otoritas Umum Jalan Raya telah menyelesaikan pengerjaan pelapisan permukaan aspal dengan pelapis warna putih pada jalan-jalan di sekitar Masjid Namirah.

Solusi inovatif ini membantu menurunkan suhu permukaan dan menyediakan lingkungan yang lebih sejuk bagi para jemaah haji.

Diketahui, Masjid Namirah terletak di Kota Arafah dan mampu menampung hingga 350 ribu jemaah saat musim haji tiba. Pada saat jemaah melakukan Wukuf tanggal 9 Dzulhijjah, imam dan khatib yang telah dipilih akan memimpin salat dan menyampaikan khutbah Wukuf dari masjid ini pada Hari Arafah.