Bagikan:

JAKARTA - Aksi tawuran antar remaja kembali pecah di kawasan Flyover Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Dua kelompok remaja tersebut terlibat saling serang menggunakan berbagai senjata tajam.

Kejadian tawuran tersebut memancing perhatian pengendara yang melintas dan warga sekitar. Aksi tawuran itu pun direkam oleh kamera amatir warga dan viral di media sosial akun Instagram @Jakarta.terkini.

Dalam rekaman video tersebut, terlihat dua kelompok warga saling serang menggunakan senjata tajam. Para pelaku tawuran terlihat dengan sadis berupaya melukai lawannya dengan sabetan senjata tajam.

Aksi ini menuai berbagai kritik dan cibiran dari netizen kepada aparat Kepolisian dan Gubernur DKI Jakarta terkait semakin maraknya aksi tawuran remaja di Jakarta.

Akun @luckycasio27 berkomentar "Ini yg sama gubernur mau diajak ke perpustakaan drpada ke barak? Disuruh pindah tauran diperpus?".

Cibiran lainnya juga dikatakan akun @dapurmimah.id "ABIS INI KE PERPUSTAKAAN YA, SETELAH ITU MAIN AYUNAN DI TAMAN".

Akun lainnya @herisasmita juga berkomentar kritis terhadap kebijakan Pemprov DKI Jakarta.

"Mas Promono tuh yg tawuran arahin ke Perpustakaan kalo kaga suruh main ke taman yg buka 24 jam," tulisnya dalam komentar di akun tersebut, dikutip VOI pada Jumat, 23 Mei.

Kemudian akun @andharadian berkomentar "Ntar di perpustakaan disuruh baca cersil Khoo Ping Hoo aja biar makin lihay tawurannya...colek gubernur @pramonoanungw".

Akun @rahmat0597 juga berkomentar menggelitik yang ditujukan kepada Pemprov DKI Jakarta.

"Ditunggu gubernur di perpus ya abis tawuran," tulisnya.

Sekedar diketahui, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Pemprov DKI mengedepankan aspek pencegahan dalam memberantas tawuran para pemuda dan masyarakat di Jakarta.

Karenanya, Pramono tak mengikuti langkah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengirim remaja dan pelajar bermasalah ke barak militer.

Menanggapi aksi tawuran antar kelompok rekaman di Flyover Kampung Melayu, Jatinegara, Kapolrestro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly menyebutkan jika kasus tawuran tersebut ditangani oleh Polsek Jatinegara karena wilayah tempat kejadian tawuran masuk Jatinegara.

"Tanyakan Kapolsek Jatinegara ya," singkatnya saat dikonfirmasi VOI, Jumat, 23 Mei 2025.

Kasus tawuran antar remaja tersebut ditangani Polsek Jatinegara dan dalam proses penyelidikan terhadap para pelaku tawuran.