Bagikan:

YOGYAKARTA – Bagaimana cara manusia menghasilkan bentuk energi yang diinginkannya? Sedianya, manusia tidak untuk menciptakan energi secara mandiri. Meski begitu, manusia dapat memanfaatkan energi yang sudah ada dan mengonversinya menjadi bentuk yang lain sesuai kebutuhan. Dalam sains, proses tersebut dinamakan transformasi energi.

Untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, manusia menggunakan alat-alat agar dapat mengubah energi sesuai kebutuhan.

Misalnya, baterai menyimpan energi kimia yang kemudian diubah menjadi energi listrik saat digunakan. Cahaya matahari bisa dikonversi menjadi energi listrik lewat solar panel.

Selain contoh sederhana di atas, akan dijelaskan bagaimana cara manusia menghasilkan bentuk energi yang diiginkannya. Yuk, simak informasi selengkapnya berikut ini.

Bagaimana Cara Manusia Menghasilkan Bentuk Energi yang Diinginkannya?

Di atas telah disinggung bahwa manusia perlu melakukan konversi energi yang sudah ada agar dapat menghasilkan bentuk energi yang dibutuhkan.

Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Alam SMP dan Mts kelas VIII (2008) karya Wasis dan Sugeng, berikut beberapa cara manusia manusia menghasilkan bentuk energi yang diinginkannya melalui proses transformasi energi.

  1. Energi panas

Energi panas dapat dihasilkan lewat proses pembakaran bahan bakar. misalnya, pembakaran kayu, gas, batu bara, dan minyak.

Energi panas yang dihasilkan lewat proses tersebut bisa digunakan sebagai pemanas ruangan, pemanas air, ataupun menyokong kebutuhan industri.

  1. Energi mekanik

Energi mekanik dapat dihasilkan lewat pergerakan sebuah benda. Pergerakan tersebut, seperti melakukan pengoperasian mesin-mesin industri, mengayuh sepeda, dan mengendarai kendaraan.

Energi mekanik adalah energi yang bersumber dari bahan bakar, seperti bensin, diesel, listrik, bahkan dapat dari tenaga manusia ketika menggerakkan mesin.

  1. Energi listrik

Energi listrik bisa berasal dari berbagai sumber, seperti bahan bakar fosil dan energi terbarukan. Adapun penjelasannya sebagai berikut:

  • Bahan bakar fosil: energi dari bahan bakar fosil, seperti minyak bumi, gas alam, dan batu bara bisa dikonversi menjadi pembangkit listrik. Proses transformasi ini umumnya dilakukan melalui pembangkit listrik. Selanjutnya, energi tersebut digunakan dalam berbagai proses industri dan juga untuk keperluan sehari-hari seperti pemanasan dan transportasi.
  • Energi terbarukan: sumber energi terbarukan, seperti sinar matahari, angin, air, panas bumi, dan biomasa, juga dapat dikonversi menjadi energi listrik melalui berbagai teknologi dan proses. Misalnya panas bumi, sumber energi terbarukan ini dapat digunakan untuk memanaskan air dan menghasilkan uap, yang kemudian digunakan untuk memutar turbin dan menghasilkan listrik.

Selain itu, penggunaan teknologi yang berbeda dapat mengonversi sumber-sumber tersebut menjadi energi listrik. Seperti turbin angin, pembangkit listrik tenaga air, serta panel surya.

  1. Energi Kimia

Energi manusia dihasilkan melalui proses reaksi kimia. Contohnya, pembakaran bahan bakar pada mesin mobil dan ketika perlu mengisi baterai yang dihasilkan dari listrik menggunakan reaksi elektrokimia.

  1. Energi Biogas

Energi biogas didapat dari penguraian bahan-bahan organik tanpa oksigen, menghasilkan gas yang bisa dimnfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti memasak, memanaskan rumah, dan menghasilkan listrik.

Demikian jawaban dari pertanyaan “bagaimana cara manusia menghasilkan bentuk energi yang diinginkannya”. Semoga informasi di atas bisa menambah wawasan pembaca. Untuk mendapatkan update berita pilihan lainnya, baca terus VOI.ID.