JAKARTA - Kepala Koprs Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho menyebut akan membentuk tim khusus (timsus) terkait pengamanan arus mudik Lebaran 2025. Timsus tersebut bertugas mengatur penerapan skema rekayasa lalu lintas contraflow.
"Kami sepakat dengan Jasa Marga Jawa Barat, termasuk Polda Metro berdama Korlantas untuk membuat tim khusus proses pelaksana contraflow," ujar Agus kepada wartawan dikutip Rabu, 13 Maret.
Tak disampaikan secara rinci mengenai jumlah anggota dari timsus tersebut. Hanya, sambung Agus, mereka yang tergabung sebagai anggota merupakan orang pilihan
"Jadi tim yang khusus, orangnya juga khusus. Terus nanti pengendali kecepatan dipersiapkan," sebutnya.
Kemudian, Agus juga menyampaikan strategi yang bakal diterapkan dalam antipasi kepadatan arus mudik. Selain contraflow, skema one way nasional yang akan diberlakukan.
Skema yang dianggap efektif untuk mengurangi kepadatan kemungkinan akan diberlakukan atau diterapkan selama dua hingga tiga hari.
"Apabila kondisi sesuai dengan kebangkitan arus h -3 akan diberlakukan one way saya pastikan bahwa one way akan berjalan terus-menerus apakah dua hari atau 3 hari," kata Agus.
Pemerintah memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 28 hingga 30 Maret 2025. Sekitar 146,48 juta orang akan pulang ke kampung halamannya di momen Lebaran 2025 atau Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.
Dari angka tersebut, paling banyak masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi dengan persentase mencapai 23 persen.
BACA JUGA:
Selain itu, berdasarkan hasil survei dan pemetaan bila daerah asal pemudik terbanyak yakni Jawa Barat. Sementara untuk daerah yang paling banyak dituju yakni Jawa Tengah.