Bagikan:

JAKARTA - Sisi Korea Utara dari Gunung Paektu, stratovolcano aktif di perbatasan Korea Utara-Tiongkok, diharapkan akan ditetapkan sebagai Geopark Global UNESCO bulan depan, kata beberapa sumber.

UNESCO mengatakan, dewan eksekutifnya akan bertemu dari tanggal 2-17 April untuk meninjau 16 lokasi untuk penetapan Geopark Global, termasuk Gunung Paektu.

Sidang tersebut mengikuti usulan Dewan Geopark Global UNESCO untuk mendukung lokasi-lokasi tersebut sebagai jaringan Geopark Global.

"Geopark ini ditandai oleh warisan geologi vulkanis yang spektakuler dan lanskap yang terbentuk oleh letusan gunung berapi," kata UNESCO, seperti melansir The Korea Times 3 Maret.

"Wilayah tersebut menunjukkan geografi glasial yang berkembang dengan baik, dengan lingkaran yang terbentuk oleh erosi glasial dan fitur topografi lainnya seperti bukit moraine, dataran moraine dan dataran luapan oleh pengendapan glasial," tambah UNESCO.

Dewan eksekutif biasanya mendukung penetapan Geopark sebagaimana diusulkan oleh dewan, sehingga hampir dapat dipastikan Gunung Paektu akan terdaftar sebagai Geopark Global UNESCO pertama di Korea Utara.

Geopark Global UNESCO adalah wilayah geografis tunggal dan terpadu tempat lokasi dan lanskap yang memiliki signifikansi geologis internasional dikelola dengan konsep holistik perlindungan, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan, menurut UNESCO.

Dewan eksekutif menetapkan sisi Tiongkok dari gunung tersebut sebagai Geopark Global Gunung Changbaishan UNESCO dengan nama Tiongkok tahun lalu.

Sebelumnya, Korea Utara mengajukan permohonan pendaftaran gunung tersebut ke UNESCO pada tahun 2019, setahun sebelum China. Tetapi, Beijing terlebih dahulu mengamankan penunjukan tersebut karena inspeksi di lokasi di Korea Utara tertunda akibat pandemi COVID-19.

Dikatakan juga gunung tersebut dianggap sebagai gunung berapi dengan potensi tinggi untuk letusan lebih lanjut.

Dalam sesi mendatang, dewan eksekutif juga diharapkan untuk menambahkan Danyang dan Gyeongbuk Donghaean Korea Selatan ke jaringan Geopark Globalnya, sehingga total penunjukan Geopark negara tersebut menjadi tujuh.