JAKARTA - Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menanggapi wacana koalisi permanen pemerintahan Prabowo Subianto.
Herzaky mengatakan partainya mendukung penuh Presiden Prabowo Subianto lima tahun ke depan. Hanya saja untuk Pilpres 2029, Demokrat belum menentukan pilihan.
"Ya jelas, kalau Mas AHY menyampaikan bahwa kita tentu dalam konteks pemerintahan Pak Prabowo-Gibran, kita mendukung penuh 5 tahun ke depan. Ini mengumumkan komitmen kami dan tidak akan ada pergeseran," ujar Herzaky, Selasa, 25 Februari.
"Jadi ada koalisi permanen namanya atau tidak ada koalisi permanen, tetap saja hati kami permanen ke Pak Prabowo selama 5 tahun ini. Untuk 2029, tentu kami harus bersidang lagi," sambungnya.
Menurut Herzaky, keputusan soal siapa capres yang akan diusung Partai Demokrat pada Pilpres 2029 harus melalui mekanisme dan dibicarakan dalam Kongres yang digelar hari ini.
Herzaky mengamini ucapan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bahwa partai berlambang bintang mercy akan bersama Prabowo untuk 10 tahun mendatang. Namun, dia menegaskan, bahwa dukungan untuk Pilpres 2029 masih akan dibahas sesuai mekanisme organisasi.
BACA JUGA:
"Ya kita tunggulah nanti pada waktunya. Nanti kalau kita bilang, kita dukung Pak Prabowo 2029, nanti teman-teman media, wartawan, masyarakat bilang, kok awal-awal sudah ngomong 2029 sih, bukannya fokus bantu rakyat," kata Herzaky.
Herzaky menerangkan sejauh ini Demokrat nyaman berada dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM). Hanya saja, kata dia, Demokrat masih perlu suara rakyat untuk menentukan pilihan di 2029 mendatang.
"Tentu kita nyaman. Tapi kalau isi pidato, kita bicara kongres ini apa? Untuk rakyat. Jadi pidato dari beliau. Itu ditujukan untuk rakyat," pungkasnya.