Selain KRI Nanggala-402, Inilah 4 Kapal Selam Indonesia yang Tangguh Jaga Laut
Kapal selam Nagapasa 403 (Instagram/@bayu.prat)

Bagikan:

YOGYAKARTA - Hilangnya kapal KRI Nanggala-402 di perairan Bali Utara membuat panik pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL). Kapal selam buatan Jerman tahun 1982 kehilangan kontak setelah menjalani latihan rudal.

KRI Nanggala-402 sendiri merupakan kapal selam yang masuk ke dalam golongan kapal selam kelas Cakra. Dalam jajaran TNI AL, dua kapal selam yang mempunyai nama Nanggala.

Kapal selam type 209/1300 ini diproduksi oleh perusahaan Howaldtswerke yang bertempat di Jerman barat. KRI Nanggala-402 melayani di bawah komando Satuan Kapal Selam Komando Armada RI Kawasan Timur.

Selain KRI Nanggala , Indonesia juga memiliki kapal selam lainnya. Berikut Jenis dan Spesifikasi Kapal selam Indonesia.

KRI Alugoro-405

Kapal selam Alugoro 405 (Instagram/@beritaupdate.bojonegoro)
Kapal selam Alugoro 405 (Instagram/@beritaupdate.bojonegoro)

KRI Alugoro-405 merupakan kapal selam buatan PT PAL Indonesia. Kapal selam ini merupakan aset kapal selam terbaru TNI AL yang diresmikan atau serahterima pada 17 Maret 2021.

Sementara dimensi kapal selam Alugoro-405 memiliki panjang total 61,3 meter. Kecpatan yang dapat dicapai 21 knot di dalam udara. Untuk kapasitasnya sendiri kapal selam ini dapat menampung 40 kru.

Aluguro 405 menggunakan tenaga jenis Kapal Selam Listrik Diesel U209 (Kelas Nagapasa). Kapal selam ini dapat mengarungi lautan hingga 50 hari, serta dirancang konsep life time mencapai 30 tahun.

KRI Nagapasa-403

Kapal selam Nagapasa 403 (Instagram/@bayu.prat)
Kapal selam Nagapasa 403 (Instagram/@bayu.prat)

Kapal selam Indonesia yang satu ini merupakan produksi Korea Selatan. KRI Nagapasa 403 merupakan hasil dari kemitraan antara Indonesia dengan pemerintah Korea Selatan. Laluproduksinya melalui kerja sama dengan Daewoo Shipbuilding dan Marine Engineering (DSME) Co Ltd.

KRI Nagapasa berlabuh di Indonesia pada 28 Agustus 2017. Dua kapal selam diproduksi oleh DSME, sementara satu kapal selam dibuat oleh perusahaan Indonesia PT PAL.

Panjang kapal selam sepanjang 61,3 meter. Kecepatan tempuhnya bisa mencapai 21 knot di dalam udara. Kapal selam KRI Nagapasa-403 dapat menyelam hingga lebih dari 50 hari, serta membawa 40 kru.

Nagapasa-403 dilengkapi dengan persenjataan yang canggih dan lengkap. Tersedia torpedo 533 mm, delapan buah tabung, peluru kendali anti kapal.

KRI Ardadedali-404

Kapal selam Ardadedali 404 (Instagram / @ indonesian_armedforces)
Kapal selam Ardadedali 404 (Instagram / @ indonesian_armedforces)

Setelah mendatangkan Nagapasa-403, Indonesia masih bekerja sama dengan DSME untuk memproduksi kapal selam Ardadedali-404. Kapal selam ini juga memiliki persenjataan yang lengkap. Mulai dari peluncur torpedo 533 milimeter, peluru kendali antikapal permukaan, dan sebagainya.

KRI Ardadelia-404 memiliki dimensi panjang 61,3 meter, diameter 6,2 meter, serta draft 5,7 meter. Kecepatan kapal selam ini mencapai 21 konot di dalam udara.

Kapal selam yang mempunyai empat mesin diesel MTU 12V493 ini dapat mengarungi lautan selama lebih dari 50 hari dan jarak tempuh mencapai 18/520 kilometer.

KRI Cakra-401

Kapal selam Cakra 401 (Instagram/@submarines.id)
Kapal selam Cakra 401 (Instagram/@submarines.id)

TNI AL Indonesia mempunyai kapal selam yang sudah beroperasi sejak 40 tahun lalu. Kapal selam tersebut adalah Cakra-401. Kapal selam produksi Jerman ini didatangkan untuk menggantikan KRI Tjakra yang sebelumnya dibuat oleh Uni Soviet 1959.

Namun pada pembuka 2020, kapal selam ini dilaporkan berdiam di galangan PT PAL Indonesia untuk menjalani perbaikan dan perawatan.

Kekuatan kapal selam ini terbukti tangguh. Pada saat latihan gabungan TNI 2008 di perairan Indonesia Timur, KRI mampu menghancurkan KRI Karang Galang. 

 Ikuti terus berita terkini dalam negeri dan luar negeri di VOI .