JAKARTA - Seorang "sumber senior yang mengetahui rinciannya" merilis sebuah pernyataan yang mengklaim, rencana pembebasan empat sandera yang tewas besok dan enam sandera yang masih hidup pada Hari Sabtu merupakan hasil langsung dari perubahan pada tim negosiasi Israel.
"Tercapainya kesepakatan untuk membebaskan enam sandera hidup dalam satu waktu, bersamaan dengan kembalinya empat sandera yang tewas besok, merupakan hasil dari keputusan perdana menteri untuk mengubah komposisi tim negosiasi," ujar sumber senior tersebut, melansir The Times of Israel 19 Februari.
"Tim yang baru mengubah dinamika dan memimpin negosiasi dan bukannya memberikan konsesi," kata pernyataan itu.
"Ini juga menghentikan praktik pengarahan rutin dan bias terhadap perdana menteri dan eselon politik, yang hanya menyebabkan Hamas mengukuhkan posisinya dan menambah tuntutan," tambah pernyataan itu.
Menteri Urusan Strategis Ron Dermer, orang kepercayaan lama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, akan memimpin pembicaraan tahap dua dari kesepakatan pembebasan sandera-gencatan senjata dengan Hamas, menurut laporan media Ibrani kemarin.
Sebelumnya, Kepala Mossad David Barnea telah memimpin putaran sebelumnya. PM Netanyahu mengesampingkan Barnea, Kepala Shin Bet Ronen Bar dan kepala penyanderaan IDF (Israel Defense Forces) Nitzan Alon, yang telah berdebat dengannya selama negosiasi.
Para kepala keamanan telah lama merasa, kesepakatan dapat dan seharusnya dapat dicapai lebih awal, namun pertimbangan-pertimbangan politik di Israel menghambat upaya-upaya tersebut.
Sebelumnya, kepala negosiator Hamas Khalil al-Hayya mengatakan pada Hari Selasa, pihaknya siap memulai negosiasi tahap kedua gencatan senjata, serta membebaskan enam sandera yang masih hidup berdasarkan kesepakatan tahap pertama dan memulangkan jenazah empat sandera pada pekan ini, dikutip dari IRNA.
Dikutip dari CNN, Hamas akan memulangkan empat jenazah sandera Israel pada Hari Kamis, termasuk dua sandera termuda, Kfir dan Ariel Bibas.
Pada Hari Sabtu, Hamas akan membebaskan enam sandera yang masih hidup, bukan tiga seperti yang diperkirakan sebelumnya.
BACA JUGA:
Kantor Perdana Menteri Israel mengonfirmasi pada Hari Selasa, kesepakatan telah dicapai selama negosiasi di Kairo untuk "empat sandera yang terbunuh" yang akan diserahkan pada hari Kamis dan "enam sandera yang masih hidup" yang akan dibebaskan pada Hari Sabtu.
Ditambahkannya, "empat sandera yang terbunuh lainnya diperkirakan akan diserahkan ke Israel minggu depan."
Sebagai respons, Israel diperkirakan akan membebaskan tahanan Palestina sebagai ganti orang Israel, seperti pada minggu-minggu sebelumnya.