TANGERANG – Kasus temuan mayat wanita muda bernama Novi di Bonjol, Pondok Aren Tangerang Selatan, pada Kamis malam, 30 Januari 2025, menimbulkan banyak pertanyaan. Sampai berita ini diturunkan, kepolisian belum angkat bicara. Anehnya, di lokasi kejadian terdapat garis Polisi Militer. Berbeda dengan garis polisi seperti biasa.
Pantauan VOI di lokasi kejadian, Jumat, 31 Januari, pukul 09.47 WIB, terlihat garis kuning bertulis Polisi Militer terpasang di halaman depan kontrakan.
Nampak tidak aktivitas dikontrakan tersebut. Informasi yang dihimpun VOI di lokasi kejadian, Novi adalah seorang janda tinggal seorang sendiri.
Warga yang melintas di depan kontrakan masih mencium bau tidak sedap, sehingga terpaksa menutup hidung saat lewat depan TKP. Aroma tak sedap itu tercium hingga jarak 50 meter dari TKP.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, temuan mayat janda bernama Novi menggegerkan warga Bonjol, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis malam, 30 Januari. Novi ditemukan tewas bersimbah darah, kondisinya mengenaskan.
Satriyo, salah satu warga sekitar mengatakan, penemuan itu berawal ketika warga mencium bau tidak sedap dari dalam kontrakan korban. Satriyo menduga korban tewas karena over dosis, ternyata saat dilihat kondisi korban begitu mengenaskan. Satriyo menduga Novi dibunuh.
BACA JUGA:
Saat ditanya soal luka pada tubuh korban, Satriyo mengaku tidak dapat menjelaskan secara detil karena TKP sudah digaris kuning Polisi Militer.
“Cuma saya kaget kasus pembunuhan saya dengernya over dosis. Saya tahu tinggal (korban-red) sendiri, single parent (janda). Pas lihat sini sudah ada garis ini polisi,” ujarnya.
Hasanah, juga warga sekitar TKP, mengatakan bila korban sebelumnya memiliki kedekatan dengan salah satu anggota TNI. Hasanah mengaku, ia mengetahui hal tersebut karena korban sebelumnya sempat mengunggah status Whatsapp, sebuah foto pria berseragam TNI.
“Terakhir komunikasi itu waktu hari Sabtu (25 Januari 2025) itu dia yang Whatsaap saya duluan jam 11,” ucapnya
Sampai berita ini ditayangkan, Tim VOI belum mendapat keterangan dari kepolisian. Meski sudah dihubungi, namun Kasie Humas Polres Tangsel dan Humas Polsek Pondok Aren belum merespon.
Tim VOI mencoba menghubungi Komandan Puspomal (Danpuspomal) Laksamana Muda TNI Samista terkait dugaan pembunuhan di Pondok Aren, Tangsel. Namun, hingga berita ini ditayangkan yang bersangkutan juga belum merespon.