JAKARTA - Polisi Australia mengatakan seorang wanita terpaksa menangkis ular harimau mematikan di kendaraannya, saat mengemudi dengan kecepatan 50 mil per jam di jalan bebas hambatan di luar Melbourne.
Petugas menanggapi laporan tentang seorang wanita bertelanjang kaki yang mencoba menghentikan kendaraan di sisi Jalan Bebas Hambatan Monash pada Hari Sabtu pekan lalu, kata Polisi Victoria dalam sebuah pernyataan.
Wanita itu memberi tahu petugas dia tengah melaju dengan kecepatan 80 kilometer per jam (50 mil per jam), ketika merasakan sesuatu di kakinya dan melihat ke bawah untuk menemukan ular harimau — salah satu ular paling berbisa di dunia — merayap di kakinya.
"Hebatnya, dia mampu menangkis ular itu dan melewati lalu lintas sebelum menepi dan melompat keluar dari mobilnya ke tempat yang aman," kata polisi, seraya menambahkan dia diperiksa oleh paramedis untuk memastikan dia tidak digigit, dikutip dari CNN 5 Desember.
Tim Nanninga dari Melbourne Snake Control, yang dipanggil ke tempat kejadian untuk menangkap dan memindahkan ular tersebut, mengatakan wanita di Melbourne tersebut sangat beruntung.
"Sungguh ajaib bagaimana dia bisa keluar dari jalan dan memarkir mobilnya dengan aman," katanya kepada afiliasi CNN, 9News.
"Biasanya saat ular berada di dalam mobil, mereka menemukan lubang persembunyian kecil yang sangat bagus dan mereka dapat tinggal di sana selama berhari-hari dan tidak keluar, tetapi kami beruntung ular itu pindah ke bagian belakang mobil," katanya.
BACA JUGA:
Para ahli mengatakan, cuaca tropis yang dialami Melbourne baru-baru ini menarik ular keluar dari anak sungai dan dasar sungai, 9News melaporkan.
Diketahui, Australia terkenal dengan makhluk-makhluknya yang mematikan, termasuk berbagai macam hiu, ular dan dua laba-laba paling berbisa di dunia.
Pada Bulan Oktober, seorang pendaki ditemukan hidup setelah digigit ular saat menghilang selama hampir dua minggu di Pegunungan Snowy, Australia.