Spanyol Bongkar Penipuan Investasi Ganja untuk Kesehatan dengan Korban di 35 Negara
Ilustrasi polisi di Spanyol Photo by Taylor Brandon on Unsplash

Bagikan:

JAKARTA - Polisi Spanyol memimpin operasi internasional untuk menangkap sebuah sindikat penipuan sebesar €645 juta (US$686,41 juta) dari para korban di 35 negara. Modus penipuan investasi ini tanaman ganja untuk keperluan pengobatan.

Sindikat ini memasang iklan dan malah menghadiri pameran ganja internasional untuk meyakinkan para korban dari berbagai negara termasuk: Spanyol, Prancis dan Jerman agar berinvestasi dalam sistem tersebut, kata Kepolisian Nasional Spanyol dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Channel News Asia.

Mereka memimpin operasi dengan bantuan Interpol dan pasukan dari Jerman, Prancis, Republik Dominika, Amerika Serikat dan Inggris.

Sembilan tersangka, yang belum disebutkan namanya, ditahan karena dicurigai melakukan penipuan di Spanyol, Inggris, Jerman, Latvia, Polandia, Italia, dan Republik Dominika.

“Model bisnis yang ditawarkan oleh organisasi ini terdiri dari penggunaan modal yang ditransfer dari investor untuk mengembangkan kemitraan guna membiayai budidaya tanaman ganja,” kata Silvia Garrido, juru bicara kepolisian Spanyol, Minggu 14 April.

“Dengan sistem ini, mereka menjanjikan para korban keuntungan antara 70 persen dan 168 persen per tahun, tergantung pada spesies ganja yang mereka investasikan.”

Mobil mewah, pesta di hotel, dan video musik digunakan dalam kampanye iklan untuk mempromosikan skema tersebut, kata polisi, dan para korban dibawa ke perkebunan ganja legal yang terlibat dalam penipuan tersebut.

Polisi memblokir rekening bank yang berisi €58,600.00 dan €116,300.00 dalam mata uang kripto, dan uang tunai €106,000 ditemukan. Properti senilai €2,6 miliar disita.