Rumah Airin Diketuk Pemulung Jam 4 Pagi, Ada Apa?
Ilustrasi manusia gerobak/ Foto: Rizky Sulistio/ VOI

Bagikan:

JAKARTA - Seorang pemulung barang bekas yang tinggal di gerobak kawasan Jalan Industri 9, Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, menjadi sasaran korban pencurian.

Tas berisi handphone dan uang tunai Rp600 ribu miliknya hilang digondol maling. Peristiwa pencurian tersebut diketahui saat seorang warga bernama Airin mengecek rekaman video pengawas (CCTV) miliknya yang mengarah ke lokasi kejadian.

Terlihat dalam video rekaman, korban pemulung yang sudah lanjut usia (lansia) itu sedang tertidur lelap di atas bangku kayu samping gerobaknya usai mengumpulkan barang bekas.

"Awalnya itu tanggal 9 Januari malam, si bapak ketuk rumah saya, dia mau minta rekaman CCTV, terus sama suami saya dicari. Ketemu lah di CCTV itu pada jam 4 pagi," ujar Airin kepada wartawan, Kamis, 11 Januari.

Airin mengatakan, sebelum melakukan pencarian, pelaku terlihat mondar-mandir untuk memantau situasi, dan akhirnya terjadilah aksi pencurian.

"Yang hilang itu uang 600 ribu sama handphone dan tasnya diambil. Abis dari sana dibuang, ada tasnya, deket dibelokan sana yang ada orang ngumpul (kumpul)," ujarnya.

Menurut Airin, pemulung itu tiap hari tidur di bangku panjang Jalan Industri 9, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

"Kalau hujan kehujanan sambil berdiri, kasian sekali karena si bapak bukan ngemis. Tapi dia mulung, jadi dia mulung botol- botol bekas, jadi mungkin dia ngumpulin uang itu, pada akhirnya dicuri orang," katanya.

Korban belum melaporkan kejadian pencurian itu ke pihak kepolisian.