Bagikan:

JAKARTA - Pemerintah Kota Seoul, Korea Selatan berencana membangun stadion bisbol berkubah kedua di dunia yang dilengkapi dengan sebuah hotel di distrik tenggara Jamsil pada tahun 2031, kata pejabat kota pada Hari Senin.

Wali Kota Seoul Oh Se-hoon mengumumkan rencana tersebut pada Hari Sabtu pekan lalu, setelah mengunjungi Rogers Center Kanada, sebuah stadion serbaguna dengan atap yang dapat dibuka, rumah bagi Toronto Blue Jays dari Major League Baseball, di Toronto.

Toronto adalah tujuan pertama perjalanan Oh ke dua negara, selain mengunjungi New York, Amerika Serikat untuk menghadiri pertemuan iklim global.

Di bawah proyek konstruksi, kota ini berencana untuk menghancurkan Stadion Bisbol Jamsil setelah berakhirnya musim bisbol profesional 2025 untuk peletakan batu pertama pada tahun 2026 dan membangun stadion berkubah sebagai gantinya yang ditargetkan akhir tahun 2031.

Kota ini berupaya membangun stadion yang cukup besar untuk menampung lebih dari 30.000 penonton, dilengkapi dengan ruang pertemuan yang menghubungkan ke tribun serta berbagai kursi premium, termasuk skybox hingga zona keluarga.

Saat kompetisi selesai atau tidak ada pertandingan, stadion dapat berubah menjadi panggung untuk konser musik berskala besar atau acara publik lainnya.

Secara khusus, kota ini berencana untuk memiliki hotel dengan 300 kamar yang terhubung dengan stadion, dengan 120 kamar menghadap ke arena seperti beberapa kamar di Toronto Marriott City Centre Hotel yang terhubung dengan Rogers Center.

Stadion tersebut, jika dikembangkan sesuai rencana, akan menjadi arena olahraga kedua di dunia yang dilengkapi dengan sebuah hotel, kata pejabat Kota Seoul.

"Menonton pertandingan bisbol adalah tujuannya, namun fasilitas yang dibangun dengan baik, khususnya hotel yang terhubung dengannya, menjadikan pengalaman tersebut seperti sebuah festival," kata Oh, melansir Korea Times 18 September.

"Kami sedang mengkaji rencana pembangunan stadion yang dikombinasikan dengan hotel, sehingga pertandingan bisbol bisa dinikmati seperti festival," tandasnya.

Rencananya, proyek stadion berbentuk kubah ini merupakan bagian dari rencana kota yang lebih luas untuk mengembangkan kompleks olahraga dan MICE (pertemuan, insentif, konferensi dan pameran) di Distrik Jamsil, dengan anggaran sekitar 500 miliar won (377,4 juta dolar AS) melalui investasi swasta.