Bagikan:

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta seluruh masyarakat mengikuti program vaksinasi COVID-19 yang saat ini menjadi program prioritas di tengah pandemi. Sebab, program ini membutuhkan dukungan dari semua pihak tanpa terkecuali.

"Saya sangat berharap bahwa kita semua mengikuti program (vaksinasi, red) ini agar pandemi COVID-19 bisa kita tanggulangi dan aktivitas ekonomi Indonesia ke depannya semakin membaik," kata Budi dalam diskusi daring yang ditayangkan di YouTube PPI Dunia Channel, Sabtu, 6 Februari.

Dia mengatakan, Indonesia telah memulai pemberian vaksinasi COVID-19 sejak Januari lalu. Pelaksanaan vaksinasi ini dibagi menjadi beberapa tahapan dengan total sasaran 181,5 juta jiwa penduduk di Tanah Air.

Adapun tahap pertama vaksin, kata Budi, dilakukan dengan menyasar tenaga kesehatan yang tersebar di 34 provinsi dengan target 1,4 juta jiwa. Tahap selanjutnya, vaksinasi bakal menyasar petugas pelayanan publik, masyarakat rentan, masyarakat di daerah risiko tinggi, hingga masyarakat umum.

"Sehingga keseluruhan program diharapkan dapat tercapai dalam kurun waktu satu tahun," tegasnya.

Dengan target tersebut, Budi kemudian berharap semua pihak bisa memberikan dukungan. "Karena keberhasilan vaksinasi sangat membutuhkan dukungan penuh semua pihak, baik lintas program maupun lintas sektor, dan seluruh generasi muda di mana pun berada," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, vaksinasi gelombang pertama dilaksanakan Januari hingga April 2021 dengan sasaran 1,3 juta petugas kesehatan di 34 provinsi, sebanyak 17,4 juta petugas publik, dan 21,5 juta warga lanjut usia.

Vaksinasi gelombang kedua akan dilaksanakan pada April 2021 sampai Maret 2022 dengan target 63,9 juta warga di daerah dengan risiko penularan tinggi dan 77,4 juta anggota masyarakat lain dengan pendekatan klaster sesuai dengan ketersediaan vaksin.

Pemerintah sudah mengonfirmasi pemesanan 329,5 juta dosis vaksin COVID-19 dari beberapa produsen vaksin, termasuk perusahaan farmasi Tiongkok, Sinovac; produsen vaksin Amerika Serikat-Kanada Novavax; perusahaan farmasi Inggris AstraZeneca; serta perusahaan farmasi Jerman dan Amerika Serikat Pfizer BioNTech.

Terkait pemberian vaksin kepada tenaga kesehatan, per Jumat, 5 Februari kemarin, dari total target 1,4 orang, pemerintah saat ini telah melakukan vaksinasi tahap satu terhadap 744.884 orang. Sementara, tenaga kesehatan yang telah mendapatkan vaksinasi tahap kedua mencapai 120.725 orang.