Bagikan:

GARUT - Mobil mini bus masuk jurang sedalam 20 meter di Jalan Raya Banjarwangi-Singajaya, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin 21 Agustus. Insiden itu menyebabkan tujuh orang luka-luka.

Kepala Polsek Banjarwangi Iptu Amirudin Latif mengatakan, setelah seluruh penumpang, evakuasi dilakukan terhadap mobil yang kendalanya keterbatasan peralatan dan lokasi kejadian jauh dari jalan raya.

"Kita evakuasi menggunakan mobil derek untuk ditarik ke atas, sempat menghadapi hambatan karena lokasi jatuhnya jauh, kalau untuk penumpangnya sudah lebih dulu dievakuasi," kata Amirudin di Garut, disitat Antara, Senin 21 Agustus.

Ia menuturkan, mobil Daihatsu Luxio nomor polisi G 1636 CK yang dikemudikan Asep Mimid melaju dari arah Kecamatan Cikajang menuju Singajaya.

Setibanya di lokasi kejadian, kata Kapolsek, sopir tidak mampu mengendalikan laju kendaraan, diduga mengantuk sehingga melaju masuk jurang di Blok Punclut, Kampung Burujul, Desa/Kecamatan Banjarwangi, Garut, Senin sekitar pukul 03.00 WIB.

"Pengemudi diduga tidak menguasai laju kendaraan, ditambah lagi kondisi jalan di sana memang rawan, harus hati-hati," katanya.

Ia menyampaikan peristiwa itu menyebabkan dua orang luka berat termasuk sopir, dan penumpang lainnya mengalami luka ringan.

Korban, kata dia, seluruhnya merupakan warga Kecamatan Singajaya, sebagian yang selamat sudah dipulangkan, tinggal yang luka berat masih menjalani perawatan.

"Sopir atas nama Asep Mimid mengalami luka berat, dan saat ini sudah kami evakuasi ke puskesmas," katanya.

Ia menyampaikan daerah selatan Garut memiliki kondisi jalan yang banyak tikungan, tanjakan, turunan, dan juga terdapat jurang.

Ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat mengendarai sepeda motor maupun mobil saat melewati jalur tersebut.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat baik pengemudi roda 2 maupun roda 4 agar berhati-hati dalam mengendarai kendaraannya," tandasnya.