Bagikan:

LAMPUNG SELATAN - Target vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada tahun ini di Lampung Selatan terhadap hewan ternak sapi dan kerbau sudah terpenuhi.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, Provinsi Lampung, mencatat 37.425 ekor hewan ternak di daerah setempat telah divaksin penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Sejak Januari hingga 20 Juni 2023 total keseluruhan hewan ternak yang telah mendapatkan vaksin ada 37.425 ribu ekor," kata Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Lampung Selatan Rini Ariasih di Kalianda, Sabtu.

Sementara , untuk mengantisipasi merebaknya penularan PMK dan Lumpy Skin Disease (LSD) di wilayah ini, pihaknya telah melakukan langkah-langkah.

"Kami telah edukasi ke peternak dan pelaku usaha, melakukan sosialisasi ke peternak dalam berbagai kesempatan seperti saat 'briefing' (pengarahan), 'meeting' (pertemuan), rapat-rapat, pertemuan, Pemberian desinfektan dan penyemprotan ke kandang-kandang," kata dia, dikutip ANTARA, Sabtu, 24 Juni.

Terkait dengan pendistribusian vaksin, pihaknya telah menyalurkan di beberapa titik di Lampung Selatan.

"Vaksinasi PMK dan LSD sudah dilakukan di beberapa titik menyesuaikan alokasi vaksin yang sudah diterima," ujar dia.

Pihaknya juga telah memperketat pengawasan pasar hewan ternak sapi dan kambing menjelang Idul Adha, menyusul merebaknya kasus penyakit LSD dan PMK.

"Kami dari pihak dinas akan terus memperketat pengawasan terhadap hewan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha," katanya.

Rini Ariasih mengimbau kepada pemilik hewan ternak untuk selalu menjaga kesehatan sapi dan selalu membersihkan lingkungan kandang.

"Gunakan obat pembasmi lalat atau serangga sejenis untuk meminimalisasi jumlah lalat dan nyamuk di sekitarnya, karena lalat ini menjadi vektor yang ikut menyebarkan penyakit LSD," pungkasnya.