Menpan RB dan Eks PM Inggris Tony Blair Bahas Digitalisasi Birokrasi
FOTO VIA ANTARA/ Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas saat menerima kedatangan Tony yang juga merupakan Executive Chairman Tony Blair Institute (TBI),

Bagikan:

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas dan mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Tony Blair membahas upaya percepatan digitalisasi birokrasi Indonesia untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pembahasan tersebut dilakukan saat Anas menerima kedatangan Tony yang juga merupakan Executive Chairman Tony Blair Institute (TBI), di kantor Kementerian PAN-RB, Jakarta, Senin, 6 Maret.

“Hari ini, kami dapat kunjungan kehormatan dari Pak Tony Blair dan beliau memberikan dukungan yang luar biasa terkait dengan digitalisasi pelayanan publik di Indonesia,” ujar Anas dilansir ANTARA. 

Di hadapan Tony, Anas menyampaikan pada saat ini Pemerintah Indonesia sedang memperkuat implementasi sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) yang menjadi komitmen Presiden Joko Widodo untuk membuat pelayanan publik semakin mudah sekaligus meningkatkan akuntabilitas dan kualitas tata kelola pemerintahan.

Anas lalu menilai kunjungan Tony itu menjadi wujud apresiasi publik global terhadap komitmen Presiden Joko Widodo dalam melakukan reformasi birokrasi, termasuk dengan sarana digitalisasi.

“Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, kami semua terus bergerak memacu digitalisasi. Salah satu yang sedang dipacu adalah mal pelayanan publik (MPP) digital,” ujar Anas.

Sementara itu, Tony Blair menyatakan gembira bisa berdiskusi tentang upaya digitalisasi di Indonesia. PM Inggris yang menjabat pada tahun 1997 hingga 2007 itu menyatakan digitalisasi akan bisa memudahkan masyarakat.

“Saya senang bertemu Pak Anas dan kolega. Saya berbicara tentang digitalisasi di Indonesia dan kemampuan untuk mentransformasikan layanan pemerintah menjadi lebih efektif untuk kehidupan masyarakat," ujar Tony.

Dia mengapresiasi langkah transformasi digital yang telah dijalankan oleh pemerintah Indonesia. Ia berulang kali menyebut digitalisasi birokrasi adalah dasar untuk memberikan pelayanan publik yang efektif.

“Digitalisasi langkah yang tepat. Yang saya lihat di seluruh dunia adalah digitalisasi pemerintahan. Ini akan mengubah negara. Ini sepenuhnya transformasi bagi masyarakat dan negara,” kata dia.

Semasa menjabat sebagai PM, Tony Blair juga berperan dalam transformasi birokrasi dan digitalisasi pemerintahan di Inggris. Tony bersama TBI pun turut membantu pemerintahan beberapa negara melakukan transformasi digital serta berpengalaman mendukung perpindahan ibu kota beberapa negara.

Pengalaman Tony ini dibahas untuk semakin memperkaya upaya reformasi birokrasi di Indonesia yang dikoordinasikan oleh Kementerian PAN-RB.