Rizal Ramli Sebut Blusukan Risma Terlalu Lebay, Warganet: <i>Njenengan</i> Sehat Om
Ekonom senior, Rizal Ramli. (Foto: Instagram @rizalramliofficial)

Bagikan:

JAKARTA - Aksi blusukan yang dilakukan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini di beberapa titik kota Jakarta kembali disinggung. Kali ini datang dari ekonom senior sekaligus mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli. 

Rizal Ramli menuangkan dalam cuitan di twitter, @RamliRizal, Jumat, 8 Januari. Dia meminta agar Risma jangan bersandiwara karena rakyat sudah muak dengan tipikal pemimpin sandiwara. 

"Mbak Risma,, sudaahlah. Jangan terlalu lebay. Rakyat sudah muak dengan gaya2 "Pemimpin Sandiwara" yg lebay,, yg hanya pura2 merakyat, tapi kebijakannya tidak pro-rakyat. Satukan hati, pikiran dan tindakan utk rakyat," cuit Rizal Ramli. 

BACA JUGA:


Cuitan Rizal Ramli lantas mengundang komentar dari warganet di aplikasi burung biru tersebut. Ada yang setuju dengannya, ada pula yang mencibir. 

Akun @budikur001 misalnya, menyebut blusukan Risma sudah biasa dilakukan saat menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. 

"Njenengan (Anda) sehat om..Lah itu gaya si mbo 10 thn di surabaya . Bukan cm duduk di belakang meja. Sudah kebiasaan tangan kotor baju kotor ngurusi warga. Bukan mulut kotor ...Makin hari kok makin banyak yg kurang beras jd gadai integritas demi sesuap sensasi dan dukungan." 

Akun @DedieRuji bahkan menyebut blusukan sebagai kebiasaan yang dilakukan oleh Rizal Ramli juga. "Kenapa anda yang sewot anda juga sering blusukan waktu itu ke pelabuhan dll masyarakat juga muak dengan ocehan basi anda," cuit dia. 

Dilain pihak, ada warganet yang setuju dengan cuitan Rizal Ramli. Risma diminta mencari terobosan yang spektakuler dalam mengatasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). 

"Sepakat ....rakyat sdh muak suguhan sepeeti ini pak....carilah terobosan yg cerdas yg lbh spektakuler," cuit akun rongkomod72gma1. 

Aksi blusukan Mensos Risma mendapat perhatian warga Jakarta saat bertandang ke Jl. MH Thamrin dan Sudirman. Keanehan muncul karena selama ini gelandangan atau tunawisma jarang sekali berkeliaran di jalan protokol tersebut. 

Beberapa warganet pun berinisiatif untuk mencari tahu siapa pria paruh baya dengan rambut putih yang berbicara dengan Risma. Disinyalir pria itu lebih sering berada di Manggarai, Jakarta Selatan.