Bagikan:

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno ingin para kepala daerah memberitahu jika ada hidden gems atau obyek wisata di daerahnya yang masih tersembunyi.

"Saya ingin Pak Gubernur dan Pak Wali Kota dan Bu Wali Kota, Pak Bupati dan Bu Bupati, memberitahu jika ada hidden gems, ada (tempat wisata) yang tersembunyi yang belum saya tahu. Tolong saya diberitahu, saya akan promosikan. Karena jika kami promosikan, Insyaallah akan lebih banyak lagi wisatawan yang datang,” ujar Sandiaga Uno, Senin 30 Januari.

Pada gelaran sebelumnya, Karisma Event Nusantara (KEN) 2022 telah menciptakan tiga juta pergerakan wisatawan nusantara 11 ribu usaha mikro kecil menengah (UMKM), 55 ribu pelaku seni/event, dan 250 asosiasi maupun komunitas, serta 11 ribu pekerja.

Melalui KEN 2023 di Teater Keong Mas, Taman Mini Indonesia Indah, yang menghadirkan 110 event unggulan berdasarkan hasil kurasi dari 38 provinsi, diharapkan mendorong kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancengara (wisman) semakin berkualitas dengan memberikan dampak ekonomi terhadap negara.

Di gelaran KEN 2023 ini, bakal dimeriahkan oleh sejumlah pengisi acara. Mulai dari penggiat seni hingga seniman musik yang berasal dari daerah masing-masing.

Di antaranya Aceh Culinary Festival, Banjarmasin Sasirangan Festival, Bogor Street Festival/Cap Go Meh, Festival Babukung, Festival Bunga dan Buah, Festival Pacu Jalur, Festival Rujak Uleg, Festival Tabut, Festival Tenun Ulos dan Fashion, Jember Fashion Carnaval, Jogja Violin Festival, Musik Alam Festival, Samosir Music International, dan Tomohon International Flower Festival.

“Ini adalah beberapa contoh KEN sebagai ajang diskusi dan pembelajaran bersama,” kata Sandiaga Uno.

Tidak hanya KEN 2023, Menparekraf juga meluncurkan Sportive (klasifikasi khusus untuk sport, musik, dan creative festival) yang pada tahun ini bakal ada 65 event sportive di Indonesia.

“Sportive dan KEN 2023 diluncurkan hari ini, melalui inovasi, adaptasi, dan kolaborasi, kita Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) aja,” ungkap eks Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.