Bobby Nasution: Medan Sedang Terpuruk, tapi Jangan Jadi Apatis
Pasangan calon nomor urut 2 di Pilkada Medan Bobby Nasution-Aulia Rachman (Instagram bobbynst)

Bagikan:

MEDAN - Calon wali kota Medan nomor urut 2 Bobby Nasution kembali berbicara soal keterpurukan Kota Medan. Menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini berharap agar kondisi ini tidak membuat masyarakat apatis.

“Medan sedang terpuruk, namun kondisi ini jangan sampai menjadikan kita apatis,” kata Bobby Nasution dikutip dari Instagram bobbynst, Kamis, 19 November.

Karena itu, Bobby yang berpasangan dengan Aulia Rachman di Pilkada Medan menggagas kolaborasi Medan Berkah. Kolaborasi ditegaskan Bobby menjadi kunci membenahi Kota Medan agar bisa bersaing dengan kota-kota lainnya. 

“Saya dan bang Aulia Rachman optimis, kita bisa mewujudkan Kota Medan yang berkah, maju, dan sejahtera,” katanya.

Konsep Medan Berkah diutarakan Bobby-Aulia dalam debat Pilkada Medan, Sabtu, 8 November. Bobby membeberkan kondisi Kota Medan yang disebut sangat buruk dari sisi pelayanan publik.

“Kolaborasi Medan Berkah merupakan aslah satu solusi menyelesaikan masalah fundamental di kota Medan, masalah yang menjadikan kota Medan kota metropolitan semu. Banjir, jalan berlubang, sampah di mana mana, pelayanan publik yang buruk, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan yang buruk ini semua sudah mengeluarkan anggaran triliunan setiap tahunnya. Ini juga diperparah dengan tindakan koruspi dan pungli di kota Medan yang tak kunjung usai,” kata Bobby Nasution.

Kolaborasi Medan Berkah sambung Bobby menghasilkan visi mewujudkan Kota Medan yang berkah, maju dan kondusif. Keberkahan menurut Bobby Nasution dicapai melalui pembangunan kota yang bermanfaat bagi masyarakat Medan tanpa korupsi dan pungli.

“Kondusifnya kota bagaimana menjamin masyarakat kota Medan harus nyaman menjalankan atkivitas sehari-hari,” sambung Bobby.

Sedangkan calon wakil wali kota Medan Aulia Rachman menyampaikan misi dari kolaborasi Medan Berkah. 

“Ke depan Medan harus mempunyai karakter religius, agama berkaitan dengan keimanan masyarakat, kita akan meningkatkan pendapatan guru magrib mengaji, minggu mengaji, seolah mninggu juga begitu,” kata Aulia.