Biden Tunjuk Penasihat Utama Kampanye Jadi Kepala Staf Gedung Putih
Joe Biden dan Kamala Harris (Sumber: Wikimedia Commons)

Bagikan:

JAKARTA - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden menunjuk Ron Klain untuk menjadi kepala staf Gedung Putih yang akan datang. Ia adalah salah satu penasihat kampanye yang paling Biden percayai.

Mengutip CNN, Kamis 12 November, Klain sudah lama dilihat sebagai orang yang akan mengisi posisi atas di pemerintahan Biden. Sebab ia bukan orang baru di dunia pemerintahan.

Sebelumnya, Klain menjabat sebagai kepala staf Wakil Presiden Al Gore selama pemerintahan Bill Clinton. Klain juga menjadi kepala staf Joe Biden selama masa jabatannya sebagai wakil presiden bersama Presiden Barack Obama.

"Ron sangat berharga bagi saya selama bertahun-tahun kami bekerja sama, termasuk saat kami menyelamatkan ekonomi Amerika dari salah satu kemerosotan terburuk dalam sejarah kami pada 2009 dan kemudian mengatasi keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menakutkan pada 2014," kata Biden dalam sebuah pernyataan.

"Pengalaman dan kapasitasnya yang dalam dan beragam untuk bekerja dengan orang-orang di seluruh spektrum politik tepat seperti yang saya butuhkan sebagai kepala staf Gedung Putih saat kita menghadapi momen krisis ini dan menyatukan negara kita lagi."

Klain memuji Joe Biden dalam sebuah pernyataa. Ia menyebut peran barunya sebagai "kehormatan seumur hidup."

"Saya berharap dapat membantunya dan Wakil Presiden terpilih untuk mengumpulkan tim yang berbakat dan beragam untuk bekerja di Gedung Putih, saat kami menangani agenda ambisius mereka untuk perubahan dan berusaha untuk menyembuhkan perpecahan di negara kami," kata Klain. 

Siapa Klain sebenarnya?

Klain menghadirkan keahlian unik, yaitu pernah ditunjuk oleh Presiden Obama untuk memimpin tanggapan terhadap krisis Ebola pada 2014. Pengalaman Klain memimpin tanggapan pemerintahan Obama terhadap ancaman kesehatan masyarakat dipandang sebagai aset. Selama kampanye, Klain menjadi salah satu wajah publik tanggapan tim Biden terhadap pandemi.

"Tanggapan pemerintahan Trump terhadap krisis ini jelas gagal," kata Klain dalam video kampanye yang menyerang tanggapan Trump terhadap virus corona yang dirilis pada Juli. "Donald Trump telah mengibarkan bendera putih dalam perang melawan virus corona."

Klain lulus dari Harvard Law School pada 1987 dan menjadi editor di Harvard Law Review. Dia kemudian menjadi juru tulis hukum di Mahkamah Agung Byron R. White. Biden saat itu menjabat sebagai penasihat utama Komite Kehakiman Senat dari 1989 hingga 1992, masa jabatan yang mencakup persidangan kontroversial seputar pencalonan Clarence Thomas ke Mahkamah Agung.

Peran besar Klain lainnya adalah ia telah menjadi operator utama persiapan debat untuk kandidat Partai Demokrat sejak Bill Clinton. Pekerjaannya dengan Clinton membawanya memegang sejumlah peran berbeda dalam pemerintahan Clinton, termasuk menjadi kepala staf Al Gore. 

Setelah bertahun-tahun menjadi partner di firma hukum Washington dan sebagai penasihat umum di firma modal ventura, Klain diangkat oleh Biden pada 2008 untuk menjadi kepala stafnya. Klain juga bekerja sebagai penasihat senior untuk kampanye Hillary Clinton pada 2016, dengan fokus utama persiapan untuk debat.