Jadi Tetangga Terdekat IKN, Barito Utara Harus Bersolek Sebagai Daerah Penyangga
Sekretaris Daerah Kalteng Nuryakin (Foto via Antara)

Bagikan:

JAKARTA - Pemprov Kalimantan Tengah meminta Kabupaten Barito Utara berbenah untuk menjadi daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) yang baru di Kalimantan Timur nantinya.

Sekretaris Daerah Kalteng Nuryakin mengatakan, Barito Utara harus bersiap dengan memacu peningkatan sumber daya manusia hingga infrastruktur. Pasalnya Barito Utara lokasinya berdekatan dengan IKN.

"Persiapan ini harus dilakukan optimal, agar dapat bersama-sama melangkah ke depan untuk Indonesia yang lebih maju," kata Nuryakin, Kamis 30 Juni dikutip dari Antara.

Dalam hal ini tentu Pemprov Kalteng siap mendukung Barito Utara, sehingga pemenuhan kebutuhan pada berbagai sektor seperti pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, serta lainnya bisa terus dipacu percepatannya.

Penetapan IKN di Kaltim harus bisa direspon dengan baik oleh Kalteng termasuk di antaranya Barito Utara, agar benar-benar mampu menjadi daerah penyangga, sehingga turut merasakan dampaknya secara maksimal.

Sebagai upaya mendorong percepatan peningkatan pembangunan bidang pendidikan di wilayah DAS Barito --Barito Utara, Barito Timur, Barito Selatan dan Murung Raya--, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran ingin membangun universitas.



Sugianto akan segera ditindaklanjuti bersama para bupati sehingga diharap bisa dimulai pembangunannya pada 2023 mendatang. Adapun untuk skema pendanaannya akan dikoordinasikan dan dirumuskan bersama.

"Ini diperlukan untuk menunjang pembangunan sumber daya manusia di antaranya dengan mengoptimalkan sektor pendidikan," paparnya.

Sugianto ingin dibangun universitas yang benar-benar memadai lengkap dengan sarana prasarananya, sehingga generasi muda khususnya DAS Barito tak lagi harus ke luar Kalteng untuk melanjutkan pendidikan.

"Selama ini orang Kalteng banyak yang kuliah di Banjarmasin maupun provinsi lain, harapan kita bagaimana orang luar yang kuliah ke Kalteng," tegasnya.

Kalteng sebagai salah satu daerah penyangga IKN memiliki kesempatan dan peluang dari pengembangan pembangunan IKN tersebut. Maka menurutnya, masyarakat harus mampu bersaing dan jangan hanya menjadi penonton saja.

"SDM unggul dan profesional harus benar-benar dipersiapkan, melalui peningkatan kualitas pendidikan, dengan menjalin kerja sama dan sinergi, serta komunikasi yang baik antar pemangku kepentingan," katanya.