Imbas Peralihan Jalur KRL, Penumpang TransJakarta Manggarai - Blok M Melonjak
Padatnya Penumpang KRL Commuter Line saat transit di Stasiun Manggarai, Senin 30 Mei lalu (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj)

Bagikan:

JAKARTA - Penumpang bus TransJakarta dari Manggarai mengalami peningkatan. Semua terjadi imbas peralihan jalur Kereta Rel Listrik (KRL) terkait adanya penyesuaian sistem persinyalan atau Switch Over (SO) 5 di Stasiun Manggarai.

Kepala Departemen Komunikasi dan CSR TransJakarta, Iwan Samariansyah mengatakan berdasarkan data TransJakarta, rute Manggarai-Blok M pada Selasa (31/5) tercatat mengangkut pelanggan sebanyak 1.146 orang yang mengalami peningkatan signifikan dibanding pekan sebelumnya.

"Angka ini naik sebesar 18 persen dibandingkan periode sebelumnya, yaitu 24 Mei 2022 sebanyak 966 orang. Kenaikan pelanggan juga terjadi pada tiga rute lainnya," kata Iwan di Jakarta, Kamis 2 Juni dikutip dari Antara.

TransJakarta sebelumnya menambah lima unit armada pada rute 6M (Manggarai-Blok M). Selain itu juga memaksimalkan layanan yang ada pada rute 4 (Pulogadung-Tosari), 4B (Stasiun Manggarai-UI), dan 4D (Pulogadung-Kuningan).

"Antusiasme pelanggan ini membuktikan bahwa penyesuaian yang dilakukan TransJakarta efektif dalam membantu penumpang KRL," ucapnya.

Ia menambahkan sejauh ini arus pelanggan di Halte Manggarai berjalan dengan baik dan tidak terjadi penumpukan, mengingat waktu tunggu diberlakukan setiap lima menit.

"Pelanggan juga terpantau patuh terhadap semua prokes yang berlaku," tuturnya.



Sebelumnya, pihak KAI Commuter melakukan Switch Over (SO) atau peralihan sistem persinyalan ke-5 di Stasiun Manggarai pada Jumat 27 Mei 2022 malam hingga Sabtu 28 Mei 2022 dini hari.

SO dimaksudkan untuk menata dan mengkondisikan jalur kereta api di Stasiun Manggarai, sehingga pembangunan akan dilanjutkan.

SO ini juga membuat adanya perubahan jalur kereta relasi Bekasi-Jakarta dan relasi Bogor-Jakarta. Kepadatan pun akhirnya terjadi dan berlangsung sejak akhir pekan lalu.