Polda Bali Koordinasi dengan Imigrasi, Bule Estonia yang Viral Tuding Polisi Korup Masih di Pulau Dewata
Kasubdit V Cyber Crime Direktorat Reskrimsus Polda Bali AKBP Nanang Prihasmoko/DAFI VOI

Bagikan:

DENPASAR - Polda Bali masih menyelidiki keberadaan warga negara Estonia, Valeria Vasilieva, yang viral karena menuding polisi di Bali korup karena meminta uang ke turis asing.

Kasubdit V Cyber Crime Direktorat Reskrimsus Polda Bali AKBP Nanang Prihasmoko mengatakan bule Estonia Valeria diyakini belum keluar Bali berdasarkan koordinasi dengan Imigrasi Bali.

"Dia belum (keluar) Bali selama ini kita koordinasi dengan pihak imigrasi jadi sementara masih diduga di Bali," kata AKBP Nanang di Denpasar, Kamis, 19 Mei.

Soal pernyataan Valeria yang menyebut polisi di Bali korup dan menghabiskan uang turis, masih diselidiki terkait delik pidana atau pencemaran nama baik institusi. Tudingan ini dilontarkan diduga terkait Valeria ditilang.

"Kita akan melakukan penyelidikan dulu kita akan olah data-datanya sesuai dengan Undang-undang ITE di situ. Nanti bisa kita menunjukkan apa pidana atau tidak atau pencemaran terhadap institusi atau terhadap pribadi, kita menyelidiki dulu sebelum menyimpulkan hal tersebut," imbuh Nanang.

"Kita belum ketemu langsung yang bersangkutan. Jadi belum bisa istilahnya memastikan dari pernyataan dia betul apa tidak. Kita akan kroscek belum tentu apa yang disampaikan bersangkutan betul. Makanya kita akan kroscek dulu," ujar Nanang.

Usai viral, polisi melacak keberadaan bule Estonia dan diketahui Valeria menginap di hotel kawasan Badung. Tapi saat didatangi, bule Estonia itu sudah tak berada di hotel.

"Setelah melalukan profiling ke hotel yang diduga ditempati oleh yang bersangkutan di salah satu hotel di (Badung) mereka sempat berfoto di hotel dan menginap. Tetapi sudah meninggalkan hotel tersebut sampai saat ini kita masih melacak keberadaan mereka," papar Nanang.

 

"Kita masih menyakini dia di Bali, karena dari imigrasi belum ada manifes dia keluar dari Bali," ujarnya.