Bagikan:

JAKARTA - Mahasiswa mendatangi gedung DPR berunjuk rasa. Mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI itu memprotes kebijakan pemerintah soal kenaikan harga sembako hingga isu perpanjangan periode presiden.

Presiden Mahasiswa Unila mengkritik Menteri Perdagangan M Lutfi yang berjanji akan menuntaskan persoalan minyak goreng. Tapi nyatanya, kata-kata Lutfi disebut hanya bulan belaka. 

"Mendag datang ke Lampung diomeli emak-emak apa kata Lutfi? Akan saya bereskan sebelum ramadan. Bohong! Bohong! nyatanya rapat dengan DPR malah mengaku kalah dengan oligarki," ujar Presma Unila di depan gedung DPR, Senin, 11 April.

Dia pun menanyakan kepada massa aksi soal semangat meski berpuasa. Massa menjawab masih semangat dan tak merasa haus. 

"Rasa haus saya terkalahkan oleh rasa cinta saya kepada bangsa ini," kata Presma Unila. 

 

Mahasiswa mengaku malu dengan menteri yang berasal dari Lampung tapi tak bisa apa apa untuk negara. Sebab, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir justru menambah utang negara. 

"Utang bangsa sudah nyentuh Rp7 triliun. Saya sebetulnya bangga ada menteri dari Lampung, ada Pak Erick Thohir dan Bu Sri Mulyani. Tapi sekarang saya malu," katanya.