Bagikan:

BANDAR LAMPUNG - KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) resmi terpilih menjadi Ketua Umum PBNU yang baru menggantikan KH Said Aqil Siroj. Berbicara untuk pertama kali dengan status Ketum PBNU, Gus Yahya bilang kalau sosok KH Said Aqil adalah guru sekaligus pembuka jalan bagi dia.

"Terima kasih saya kepada guru saya, yang mendidik saya, menggembleng dan menguji saya tetapi juga membuka jalan untuk saya dan membesarkan saya yaitu Prof Dr KH Said Aqil Siroj," kata Gus Yahya di GSG Universitas Lampung, Jumat 24 Desember.

"Saya tidak tahu, apakah akan cukup umur saya untuk membalas jasa-jasa beliau. Kalau ini disebut keberhasilan, sesungguhnya ini adalah keberhasilan beliau," lanjut dia lagi.

"Kalau ada yang patut dipuji, beliau yang harus dipuji," sambung dia lagi.

Gus Yahya menjelaskan secara singkat dinamika yang terjadi selama Muktamar ke-34 NU. Mungkin orang luar akan khawatir dengan segala pernak-pernik, tensi tinggi saat rapat tatib dan selama berlangsungnya Muktamar ke-34 NU di Lampung.

"Tapi nyatanya begitu dinikmati oleh siapapun, sehingga mampu membuat mereka terjaga lebih dari 24 jam sejak kemarin,"

"Ini adalah salah satu nikmat NU yang terus dirasakan dari generasi ke generasi, kita berkeyakinan bahwa muktamar itu adalah sumber barokah bagi NU".

Memang acara pemilihan Ketum PBNU berlangsung dengan maraton. Bahkan hingga lewat hari dan masuk di pagi hari.