Sudah 2 Hari Nelayan Hilang di Pasarwajo Buton Belum Ditemukan
FOTO VIA ANTARA

Bagikan:

KENDARI - Tim Basarnas gabungan belum menemukan seorang nelayan Gulf Peace Safiru alias Galpis (30) yang dilaporkan hilang saat memancing ikan sejak 8 Desember di perairan Teluk Pasarwajo Kabupaten Buton  Sulawesi Tenggara.

Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi mengatakan pihaknya telah melakukan operasi pencarian hingga hari ketiga dengan melibatkan pesonel gabungan dari Pos SAR Baubau, Babinsa Pasarwajo, masyarakat setempat dan keluarga korban.

"Pencarian dimulai pukul 06.00 WITA, namun hingga memasuki pukul 17.30 WITA Tim SAR gabungan menghentikan sementara operasi pencarian dengan hasil nihi. Pencarian akan dilanjutkan besok pagi," katanya dikutip Antara, Jumat, 10 Desember.

Aris menjelaskan, operasi pencarian korban dihari ketiga dengan membagi empat tim, dimana Tim 1 melakukan penyisiran dari arah pantai menuju lokasi kejadian kecelakaan (LKK) dengan luasan area penyisiran 1,43 mil laut persegi.

Selanjutnya, Tim 2 melakukan penyisiran dari arah pantai menuju bagian utara LKK dengan luas area penyisiran 2,68 mil laut persegi. Tim 3 melakukan penyisiran dari pantai sebelah utara LKK dengan luas area penyisiran 3,37 mil laut persegi.

"Kemudian Tim 4 melakukan penyisiran bagian timur dari LKK dengan luas area penyisiran 2,40 mil laut persegi," jelasnya.

Selain melakukan penyisiran disekitar LKK, tim SAR gabungan juga melakukan pemantauan di sepanjang pantai pada tempat-tempat yang dicurigai adanya keberadaan korban.

Korban yang bermata pencaharian sebagai nelayan pada Rabu, 8 Desember sekitar pukul 10.00 WITA pergi memancing di sekitar perairan Teluk Pasarwajo bersama temannya menggunakan longboat yang terbuat dari fiber.

Pada saat sedang memancing, longboat yg digunakan oleh korban dihantam gelombang dan terbalik. Korban Pardin selamat dan Galpis dalam pencarian oleh tim Basarnas bersama masyarakat setempat.

Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 15.30 WITA Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju lokasi kecelakaan dengan menggunakan satu unit rescue car membawa satu unit rubber boat beserta peralatan pendukung keselamatan lainnya untuk memberikan bantuan SAR.

Terkait