Dishub DKI Klaim Bike Sharing Banyak Digunakan di Masa Pandemi

JAKARTA - Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo mengklaim pengguna sepeda berbagi (bike sharing) meningkat sejak awal diuji coba di sejumlah titik beberapa waktu lalu.

Saat ini, ada 200 sepeda yang bisa digunakan warga pada sembilan lokasi penggunaan bike sharing. Melihat tingginya minat warga, Dishub DKI akan memperbanyak jumlah sepeda dan menambah titik penggunaan.

"Kami akan memperbayak titik bike station di koridor-koridor angkutan umum massal," kata Syafrin kepada wartawan, Senin, 13 Juli.

Adapun sembilan titik penggunaan bike sharing yaitu Stasiun MRT Bundaran HI, Halte Bus Pelican Crossing Bundaran HI sisi Timur, Halte Bus Pelican Crossing Bundaran HI sisi Barat.

Lalu, bike sharing juga disediakan di depan Gedung Sinar Mas, Halte Bus Balaikota Sisi Selatan, Stasiun Tanah Abang, Wali Kota Jakarta Pusat, Gedung Dinas Teknis Abdul Muis, dan Gedung Dinas Teknis Jatibaru.

Penggunaan bike sharing ini, kata Syafrin, menjadi alternatif warga yang biasanya menggunakan transportasi umum dalam pergerakan mereka. Sebab, di masa pandemi COVID-19, penumpukan angkutan umum massal mesti dihindari untuk meminimalisasi penularan virus corona.

"Terlihat peningkatan penggunaan bike sharing. Jadi, dari beberapa orang yang memang tadinya berniat menaiki angkutan lanjutan, tapi adanya bike sharing, mereka langsung mengunakan itu," ucap Syafrin.

Syafrin melanjutkan, fasilitas bike sharing di sejumlah lokasi juga akan membangkitkan minat warga untuk bersepeda. Sebab, selama pandemi COVID-19 penggunaan sepeda merupakan transportasi yang paling aman dari penularan virus sekaligus ramah lingkungan.

"Tujuan kami menyediakan bike sharing karena ingin menjadikan sepeda sebagai alat transportasi di last atau first mile-nya warga dalam melakukan aktivitas sehari-hari setelah menggunakan transportasi atau angkutan umum masal dalam pergerakannya," ungkap dia.

Uji coba bike sharing sudah dibuka sejak Jumat, 3 Juli lalu. Uji coba dilakukan selama sebulan untuk melihat peningkatan minat masyarakat dalam bersepeda. 

Dalam penggunaannya, pertama warga mesti mengunduh aplikasi GOWES dari ponsel masing-masing. Setelah mendaftar, pengguna diminta mengisi saldo pada aplikasi untuk membuka gembok sepeda. 

Biaya penggunaan bike sharing sebesar Rp3.000 per 15 menit. Setelah selesai berkendara, parkirkan sepeda di zona parkir yang tersedia, lalu kunci gembok secara manual. Kemudian, scan QR Code di tempat parkir sepeda untuk mengakhiri perjalanan.