COVID-19 Depok Menggila, Wakil Wali Kota Imbau Warga Tak Lengah

JAKARTA - Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono mengimbau warga setempat jangan lengah karena kasus COVID-19 yang meningkat dalam beberapa hari terakhir ini.

"Mohon kerja samanya warga diimbau tetap menerapkan protokol kesehatan ketat yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta hindari kerumunan," kata Imam Budi Hartono di Depok, dilansir Antara, Senin, 14 Juni.

Imam mengatakan dalam dua hari terakhir ini kasus warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Depok meningkat dari 225 orang pada Sabtu, 12 Juni, menjadi 350 orang pada Minggu, 13 Juni.

Begitu juga dengan penggunaan ICU di rumah sakit telah mencapai 64 persen dan tempat isolasi mandiri sudah terisi 60 persen. Melihat trennya penggunaan ICU dan ruang isolasi mandiri semakin meningkat.

"Depok sedang naik kasus COVID-19 mohon kita semua bisa saling menjaga, menjaga diri tentunya akan menjaga keluarga. Semoga warga dan Kota Depok, terhindar dari penyebaran COVID-19 yang meluas," katanya.

 

Imam memberikan apresiasi kepada RT/RW, Lurah dan Camat serta TNI Polri yang ikut aktif dalam menggerakkan RW tangguh siaga COVID-19 dan tetap terapkan prokes.

Imam menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan Pemkot Depok untuk menghindari penyebaran COVID-19 adalah melakukan operasi Yustisi bersama aparat kapolres, Dandim, Dishub, Satpol PP dan Damkar dengan total personil mencapai 112 orang yang dilakukan pada Ahad malam (13/6)

"Kami mengingatkan warga untuk membubarkan diri, tidak berkerumun dan ini akan terus kami lakukan mengingat kasus COVID-19 sedang tinggi," katanya.

Sementara itu berdasarkan data Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok mencatat terjadi peningkatan cukup tinggi kasus terkonfirmasi positif COVID-19, pada Minggu, 13 Juni, dengan penambahan sebanyak 350 kasus sehingga total menjadi 51.851 kasus.

Adapun jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang sembuh bertambah sebanyak 53 orang. Sehingga totalnya menjadi 48.767 orang sembuh.

Untuk kasus kematian akibat COVID-19 di Kota Depok bertambah tiga kasus. Totalnya korban meninggal menjadi 978 orang.

Jumlah kasus konfirmasi aktif COVID-19 di Kota Depok adalah sebanyak 2.106 kasus. Kemudian, tercatat jumlah warga Kota Depok yang berstatus kontak erat aktif berjumlah sebanyak 1.012 orang. Sedangkan untuk kategori kasus suspek aktif di Kota Depok adalah sebanyak 131 orang.*