Puan Maharani Diminta Realistis Soal Pilpres 2024, Jangan Dijerumuskan Pendukung yang Bisa Meraih Bulan di Langit!

JAKARTA - Nama Ketua DPR RI sekaligus politisi PDI Perjuangan Puan Maharani akhir-akhir ini muncul sebagai calon kuat di Pilpres 2024. Selain Puan, ada juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Anies Baswedan hingga Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Baru-baru ini publik juga dikejutkan dengan banyaknya baliho berukuran besar yang ditebar di beberapa daerah Jawa Timur. Terlihat jelas wajah Puan Maharani dengan baju merah dalam baliho dengan tulisan 'Mbak Puan.'

Beberapa pihak menyebut hal ini sebagai pemanasan Puan jelang Pilpres 2024. Mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean juga menyoroti pemasangan baliho Puan. 

Secara politik, Puan berhak maju baik sebagai calon presiden maupun calon wakil presiden. "Puan mmg berhak secara politik untuk maju sbg Capres atau Cawapres," kata Ferdinand dikutip dari Twitter-nya, @FerdinandHaean3, Minggu, 13 Juni.

Namun, menurut Ferdinand, sebaiknya Puan lebih realistis. "Namun saya sarankan, agar Puan lbh realistis, lbh kedepankan patriotisme, jgn mau dijerumuskan oleh pendukung yg merasa bs meraih bulan di langit. Resiko politiknya terlalu besar bagi PDIP dan jg bagi bangsa..!" terang Ferdinand. 

Caption

Beberapa titik dipasangnya baliho berwajah Puan ada di Gunung Sari, Jemur Andayani, Karah Agung, Menur Pumpungan, dan Jalan Kendangsari yang tak jauh dari kantor DPD PDI P Jawa Timur. Termasuk di Jalan Pasar Kembang, Dukuh Kupang, Gunung Sari.

Dalam survei beberapa lembaga, nama Puan memang tidak terlalu meninjol dibandingkan Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Ridwan Kamil hingga Prabowo Subianto. Misalnya survei Indonesia Elections and Strategic (IndEX) Research yang dirilis pada Selasa, 8 Juni lalu.

Nama Prabowo masih bertengger di posisi teratas dengan  18,5 persen pemilih. Sementara Puan hanya berkisar 1,2 persen. Berbeda dengan Ganjar yang juga kader PDIP dengan 16,7 persen dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil 13,4 persen.