Dentuman Keras Gegerkan Warga AS, NASA Sebut Meteor Meledak di Langit

JAKARTA - Dentuman keras membuat warga di wilayah New England, Amerika Serikat, terkejut. NASA menyebut suara itu bukan berasal dari ledakan di darat, melainkan meteor yang pecah di langit Massachusetts dan New Hampshire.

Dikutip dari Anadolu Agency, Minggu, 31 Mei, Badan Antariksa Amerika Serikat itu menyatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu pukul 14.06 waktu setempat atau 18.06 GMT.

Bola api terang terdeteksi oleh saksi mata dan satelit GOES-19 milik National Oceanic and Atmospheric Administration atau NOAA.

Menurut NASA, meteor tersebut pecah di ketinggian sekitar 64 kilometer di atas timur laut Massachusetts dan tenggara New Hampshire.

“Energi yang dilepaskan saat pecah diperkirakan setara dengan sekitar 300 ton TNT, dan itulah yang menyebabkan suara dentuman keras,” kata NASA.

Sejumlah warga di timur Massachusetts, termasuk Boston dan kawasan sekitarnya, melaporkan mendengar suara seperti ledakan besar. Sebagian rumah bahkan disebut bergetar.

Laporan warga kemudian masuk ke kepolisian dan dinas pemadam kebakaran setempat.

NASA menyatakan analisis awal itu dibuat berdasarkan pengamatan satelit dan laporan saksi mata yang dikirim ke American Meteor Society.

Sebelum NASA memberi penjelasan, ahli meteorologi NBC10 Pamela Gardner sempat menduga suara tersebut berasal dari bolide. Bolide adalah meteor terang yang masuk ke atmosfer Bumi dan bisa tampak seperti bola api.

“Ada deteksi kilat satelit di sekitar Boston, tetapi tidak ada petir. Tidak ada gempa bumi berdasarkan data USGS juga,” tulis Gardner di X.

Masih merujuk laporan Anadolu Agency, polisi dan pemadam kebakaran di sejumlah wilayah menerima banyak laporan dari warga yang khawatir. Namun, petugas tidak menemukan tanda kerusakan atau ancaman keselamatan.

Pihak berwenang awalnya menyebut sumber suara itu belum diketahui. Setelah penjelasan NASA, penyebab dentuman tersebut mulai jelas.

Otoritas setempat menyatakan tidak ada laporan korban luka maupun kerusakan setelah dentuman tersebut.